STOP PRESS! Masyarakat Diminta Waspadai Ransomware Petya

PSSI Cari Tiga Klub Berlisensi AFC yang akan Berlaga di Asia

PSSI Cari Tiga Klub Berlisensi AFC yang akan Berlaga di Asia
(Ilustrasi) Pesepakbola Madura United Rendy (kiri) berebut bola dengan pesepakbola Persewangi Banyuwangi Dadang Apridianto (kanan) saat pertandingan persahabatan di Stadion Diponegoro Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (18/1/2017). ANTARA FOTO/Budi Candra Setya.
Reporter: antara
04 Maret, 2017 dibaca normal 1 menit
PSSI mendorong sejumlah klub segera memenuhi persyaratan lisensi AFC agar bisa berkesempatan mewakili Indonesia di ajang kompetisi level Asia, yakni Piala AFC dan Liga Champions Asia, pada 2018.
tirto.id - Sekretaris Jenderal PSSI, Ade Wellington mengatakan PSSI berharap segera ada minimal tiga klub Liga I Indonesia yang memiliki lisensi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Dengan bekal lisensi itu, akan ada sejumlah klub yang bisa mewakili Indonesia di kompetisi AFC, yakni Liga Champions Asia dan Piala AFC, pada 2018.

"Untuk tahun 2018, kita mendapatkan jatah satu klub di 'play off' Liga Champions Asia dan dua tim di babak grup Piala AFC. Jadi minimal tiga klub harus sudah diverifikasi agar dapat mengikuti ajang tersebut," ujar Ade pada Sabtu (4/3/2017) seperti dikutip Antara.

PSSI sudah mengundang seluruh klub peserta Liga I untuk bertemu dengan pihak AFC, yaitu Officer Development Visakan Subramanian dan Head of Club Licensing Mahajan Vasudevan Nair. Dari 18 klub yang diundang di pertemuan itu, hanya 15 yang datang.

Ade mengatakan klub-klub tersebut diminta mengajukan seluruh syarat yang dibutuhkan untuk mendapatkan lisensi AFC pada kurun waktu 1 April sampai 31 Oktober 2017. PSSI siap membantu pemenuhan persyaratan itu.

"Ada lima aspek utama yang dijadikan penilaian untuk mendapatkan lisensi, yang dibagi dalam 49 kriteria," kata Ade.

Dia menambahkan beberapa aspek utama itu seperti terkait finansial, legalitas hukum, infrastruktur, olahraga dan administrasi klub.

Sementara 49 kriteria dari lima aspek utama itu dibagi dalam tiga grade, yakni A bersifat wajib dimiliki klub dan tidak bisa ditawar, B bisa dinegosiasikan dan C tidak wajib dipenuhi.

"AFC akan kembali datang pada awal April 2017 untuk menjelaskan secara rinci terkait lisensi ini dalam pertemuan antara PSSI, Badan Olahraga Profesional Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga, agar tidak terjadi salah tafsir," kata Ade.

Head of Licensing AFC, Mahajan Vasudevan Nair menambahkan pemenuhan persyaratan untuk mendapatkan lisensi tersebut bukan hal sulit. Pada 2014, tiga klub Indonesia sudah pernah mendapatkan lisensi AFC tersebut, yaitu Arema Cronus, Persib dan Persipura.

"Jadi untuk memenuhi 49 kriteria itu bukanlah hal yang mustahil. Apalagi beberapa syarat kelengkapan memang sudah menjadi kewajiban standar setiap klub meski memang perlu ditingkatkan seperti infrastruktur, stadion, dan lapangan latihan," kata Mahajan.

Mahajan melanjutkan karena sifatnya wajib, lisensi AFC mutlak diperlukan jika klub Asia berlaga di kompetisi yang diselenggarakan organisasi sepak bola Asia tersebut. Oleh sebab itu, jika di Liga I Indonesia nantinya tim yang di akhir musim berada di posisi zona kompetisi Asia belum berlisensi, jatah Liga Champions atau Piala AFC akan dialihkan ke klub yang berlisensi.

Baca juga artikel terkait PSSI atau tulisan menarik lainnya Addi M Idhom
(tirto.id - add/add)

Keyword