tirto.id - Menjelang liburan akhir tahun, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan promo bagi pelanggan setianya, yaitu tambahan 5000 seat promo dengan diskon sebesar 25 persen ke berbagai tujuan.
Promo bertajuk Festival Diskon Nasional ini berlaku untuk periode pemesanan sampai dengan 31 Desember 2020 dan untuk keberangkatan 31 Desember 2020. Diskon ini hanya berlaku bagi pelanggan yang memesan melalui KAI ACCESS.
Adapun mengikuti aturan terbaru dari pemerintah terkait syarat melakukan perjalanan yaitu dengan melakukan rapid tes antigen, maka PT KAI juga telah menambah layanannya di sejumlah stasiun.
Sebelumnya, layanan rapid tes antigen ini telah tersedia di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Cirebon, Cirebon Prujakan, Purwokerto, Yogyakarta, Tegal, Semarang Tawang, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi dan Malang.
Railmin lagi iseng ngecek harga tiket di KAI Access nih, eh ada KAI Big Sale di tanggal-tanggal tertentu, pada masa liburan Natal dan Tahun Baru, yang bikin harga tiketnya makin murah lho!#KAIBigSalepic.twitter.com/Ehqf5Dmypw
— Kereta Api Indonesia (@KAI121) December 22, 2020
- Jatibarang - Semarang Poncol
- Kutoarjo - Kroya
- Lempuyangan - Kediri
- Jombang - Sidoarjo
- Jember - Ketapang
Aturan terkait rapid tes antigen ini berlangsung mulai 26 Desember 2020, dengan biaya sebesar Rp105 ribu.
Para calon penumpang juga diimbau untuk melakukan tes seyidaknya H-1 sebelum hari keberangkatan.
Sebelumnya, untuk menekan lonjakan angka penularan corona COVID-19 selama libur Natal dan Tahun Baru, pemerintah telah menerapkan kebijakan baru yang mewajibkan calon penumpang untuk melakukan Rapid Antigen dan periksa suhu. Aturan ini berlaku mulai 22 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.
Pengguna layanan kereta api jarak jauh wajib melakukan tes cepat antigen atau tes usap untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di masa libur Natal dan tahun baru, kata pejabat PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta.
"Perjalanan hari ini masih masa transisi. Artinya, masih bisa menggunakan berkas rapid test, namun mulai besok sudah tidak bisa," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa saat dihubungi di Jakarta, Senin (21/12/2020), seperti dikutip Antara News.
Selain itu, calon penumpang atau pengguna layanan kereta api jarak jauh dengan suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius tidak diizinkan berangkat meskipun telah mengantongi berkas swab antigen atau tes usap.
"Meskipun calon penumpang sudah memiliki hasil tes cepat antigen atau tes polymerase chain reaction (PCR), namun saat ingin berangkat suhu tubuhnya 37,3 derajat Celsius tetap tidak diperkenankan berangkat," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa.
Meskipun demikian, PT KAI Daop 1 Jakarta memastikan seluruh biaya tiket dikembalikan utuh tanpa ada biaya potongan. Oleh karena itu, lanjut Eva, masyarakat harus betul-betul menjaga kondisi tubuh menjelang berpergian ke luar daerah.
Tidak hanya pada saat akan berangkat, PT KAI Daop 1 juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh secara berkala atau setiap tiga jam sekali pada penumpang selama di perjalanan.
Bila ditemukan ada penumpang dengan suhu tubuh 37,3 derajat Celsius, kata dia, maka akan diisolasi sementara di ruangan khusus yang juga berada dalam gerbong kereta.
Selanjutnya, penumpang yang diisolasi tadi akan diturunkan di stasiun terdekat untuk diperiksa lebih lanjut oleh petugas kesehatan.
Editor: Agung DH