Menuju konten utama

Prestasi Timnas Libya, Lawan Indonesia Jelang Piala Asia 2024

Timnas Libya akan menjadi lawan Indonesia dalam dua kali pertandingan uji coba jelang Piala Asia 2024. Bagaimana profil dan prestasi Timnas Libya?

Prestasi Timnas Libya, Lawan Indonesia Jelang Piala Asia 2024
Pemain tim nasional sepak bola Libya Abdullah Sharif, Walid al-Katroushi dan pelatih Marcos Paqueta mengambil bagian dalam sesi latihan di Dubai, Uni Emirat Arab. (Foto AP/Kamran Jebreili)

tirto.id - Prestasi Timnas Libya dalam ajang internasional cukup diperhitungkan, terutama di lingkup konfederasi sepak bola Afrika (CAF). Berikut adalah profil calon lawan timnas Indonesia pada laga uji coba jelang Piala Asia 2024.

Timnas Libya merupakan lawan Indonesia dalam 2 kali pertandingan uji coba. Kedua kesebelasan akan bertanding di tempat netral, yaitu Antalya, Turki, pada Selasa (2/1/2024) dan Jumat (5/1/2024).

Selama ini, Timnas Libya termasuk lawan yang jarang dihadapi Indonesia. Pertemuan pertama terjadi pada 25 Juli 1977 di Turnamen Merdeka saat Libya menang 3-0. Pada 2008, Indonesia bertemu Libya yang membawa skuad U23. Indonesia menang WO 3-1 karena Libya memutuskan mundur di tengah-tengah laga.

Prestasi Timnas Libya, Lawan Indonesia di Laga Uji Coba

Sejak 2008, Timnas Indonesia belum pernah menjajal kekuatan Libya lagi. Praktis, Garuda masih belum mengetahui kekuatan dan prestasi tim berjuluk The Mediterranean Knights itu. Bagaimana profil dan prestasi Timnas Libya, calon lawan timnas Indonesia?

Sebagai timnas sepak bola yang mewakili federasi, Timnas Libya sejatinya telah terbentuk pada 1918. Namun, Libya tidak pernah bermain di partai resmi internasional hingga 1953. Laga pertama Libya adalah duel versus Palestina 5-2 tahun 1953.

Kendati begitu, Libya mengalami perkembangan yang cukup penting sebagai salah satu kekuatan di Afrika. Ketika menjadi tuan rumah Piala Afrika 1982, Libya langsung mencuri perhatian. Libya mampu tembus ke final turnamen.

Sebelum menjajaki final Piala Afrika 1982, Libya berhasil melewati hadangan tim-tim kuat. Mereka menahan Ghana 2-2 dan Kamerun 0-0 di babak penyisihan. Kemudian, kemenangan ditorehkan Libya atas Tunisia via skor 2-0.

Setelah menyingkirkan Zambia 2-1 di semifinal, Libya akhirnya bisa menyegel tiket final Piala Afrika 1982. Sayang, Libya justru dikalahkan Ghana yang notabene lawannya di fase grup. Ghana menang via adu penalti 7-6 usai seri 1-1.

Status sebagai runner-up di Piala Afrika 1982 merupakan prestasi tertinggi Libya dalam kejuaraan tersebut. Ironisnya, Libya kemudian sempat absen lama di Piala Afrika, yaitu pada kurun 1984-2004, sebelum gagal lolos di edisi 2008 dan 2010.

Libya tidak bisa mengulangi prestasi tertingginya saat lolos ke putaran final Piala Afrika 2006 dan 2012. Laju mereka selalu mentok di babak penyisihan grup. Libya diprediksi belum akan memperbaiki penampilannya di Piala Afrika karena selalu gagal lolos sejak edisi 2013.

Terlihat minor di Piala Afrika, Libya pernah menorehkan prestasi gemilangnya di ajang African Nations Championship. Ini terjadi pada edisi 2014 saat Libya mampu keluar sebagai juara di ajang tersebut.

Meski tak sekompetitif Piala Afrika, capaian Libya di African Nations Championship tetap mengejutkan. Libya dapat mengalahkan Ghana via adu penalti 4-3 setelah kedua kesebelasan bermain seri 0-0.

Saat ini, Libya masih menjadi tim yang terus berkembang. Per 21 Desember 2023, Libya berada di ranking ke-120 FIFA via 1155.23 poin. Hal ini tak lepas dari tren positif Libya dalam 2 partai terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika. Libya menahan seri Kamerun 1-1 dan menang atas Eswatini 1-0.

Peringkat Libya saat ini cenderung berada di atas Indonesia. Dalam ranking terbaru FIFA, Garuda hanya mendiami urutan ke-146 dunia, setelah menelan sejumlah hasil minor dalam pertandingan Kuaifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Profil Timnas Libya Calon Lawan Timnas Indonesia

Berikut adalah profil Timnas Libya, calon lawan Timnas Indonesia di laga uji coba jelang Piala Asia 2024, lengkap dengan prestasi:

Julukan: The Mediterranean Knights

Ranking FIFA: 120 (1155.23 poin) per 21 Desember 2023

Pelatih: Milutin Sredojevic (2023-sekarang)

Stadion kandang: Martyrs of February Stadium (10.550 penonton)

Prestasi:

  • Runner-up Piala Afrika 1982
  • Runner-up Arab Cup 1964, 2012
  • Juara 3 Arab Cup 1966
  • Medali Perunggu FIFA Arab Cup 1966
  • Medali Perak Arab Games 2007
  • Medali Perunggu Mediterranean Games 2005, 2009
  • Juara African Nations Championship 2014

Profil Martyrs of February Stadium, Kandang Timnas Libya

Timnas Libya menggunakan Martyrs of February Stadium sebagai stadion kandang. Libya memainkan pertandingan kandang mereka di stadion ini saat melawan Tunisia pada 25 Maret 2021. Berikut profil singkat stadion kandang Timnas Libya.

Nama: Martyrs of February Stadium

Kapasitas: 10.550 penonton

Lokasi: Beninan, Benghazi, Libya

Pembangunan: Februari 2008-Maret 2009

Dibuka: 5 Maret 2009

Daftar Pemain Terbaru Timnas Libya

Berikut adalah daftar pemain terbaru Timnas Libya yang akan diboyong untuk menghadapi Indonesia dalam laga uji coba 2024:

Kiper: Murad Al-Wuheeshi (Al Ahly Benghazi), Aseel Al-Maqsabi, (Al Nasr Benghazi), Muftah Al-Darsi.

Bek: Salah Fakroun (Al Nasr), Ahmed Salah, Subhi Al-Dhawi (Al Ittihad Tripoli), Sanad bin Ali (Al Ittihad Tripoli), Ali Yousef Al-Musrati (Al Ahly), Abdulaziz bin Ali, Osama Al-Sareet (Al Ahly Benghazi), Muhammad Al-Hadi Saeed, Mohamed Al-Takbali.

Gelandang: Mohsen Al-Awjali, Daniel Elfadli, Omar Al Khouja (Al Ittihad), Nour al-Din Al-Qulaib (Asswehly), Ziyad Al-Elwani (Al Nasr Benghazi), Alaa Al-Qajdar, Faraj Ghaydhan, Abdussalam Tubal.

Penyerang: Fadel Ali Salama (Al Ahly Benghazi), Mahdi Al-Kout, Abdel-Samie Diab, Ahmed Krawa'a, Abdulmuyassir Boushibah (Al Ittihad Misurata), Mohammad Adel.

Baca juga artikel terkait TIMNAS INDONESIA atau tulisan lainnya dari Ahmad Yasin

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Ahmad Yasin
Penulis: Ahmad Yasin
Editor: Iswara N Raditya