Prabowo Dukung Jokowi Pindahkan Ibu Kota: Harus Ada Keberanian

Oleh: Andrian Pratama Taher - 24 Agustus 2021
Dibaca Normal 1 menit
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendukung pemindahan Ibu Kota Negara baru ke Kalimantan Timur.
tirto.id - Presiden Joko Widodo meninjau lokasi calon Ibu Kota Negara (IKN) baru, Selasa (24/8/2021). Jokowi ke sana bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

"Kita melihat ini melihat lebih detail lagi karena untuk membangun Ibu Kota baru yang paling penting adalah infrastruktur menuju ke sana dulu untuk nanti membawa logistik," ujar Jokowi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa.

IKN baru telah diputuskan pada 2019 lalu. Pembangunan terhambat karena pandemi Corona. Lokasi IKN berada di dua daerah yakni Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

"Tadi saya dengan Pak Menhan dengan Pak Menteri PUPR untuk melihat secara detail juga. Tadi kita diskusi mengenai kira-kira di mana pelabuhan, di mana airport. Kalau kita melihat ke lapangan seperti ini akan lebih mudah. Itu saja," kata Jokowi.

Prabowo Subianto mengatakan kepada Presiden bahwa lokasi calon IKN termasuk strategis. Ia menilai, harus ada keberanian untuk memindahkan ibu kota, sehingga bisa memisahkan pusat pemerintahan dari pusat ekonomi.

"Kita harus ada keberanian untuk memindahkan ibu kota, memisahkan pusat pemerintahan dari pusat keuangan, perdagangan, industri," ungkap Menhan.

Prabowo menyebut pemindahan Ibu Kota Negara sudah disiapkan dengan matang melalui berbagai studi dan pertimbangan. Untuk itu, ia mendukung rencana tersebut untuk diteruskan.

"Saya kira ini saya sangat mendukung, saya menyarankan kepada Presiden bahwa kita harus teruskan, Pak, begitu saran saya. Menteri PU juga sudah meyakinkan bahwa ini memang persiapannya sudah sangat matang," kata Prabowo.


Baca juga artikel terkait IBU KOTA BARU atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Zakki Amali
DarkLight