Menuju konten utama

Perayaan Natal di Monas Dipindah ke JI-EXPO Kemayoran

Pemprov DKI memindahkan perayaan Natal yang awalnya akan digelar di Monas dipindah ke JI-EXPO Kemayoran.

Perayaan Natal di Monas Dipindah ke JI-EXPO Kemayoran
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat menghadiri silaturahmi ulama dan tokoh agama di Balai Agung, Kompleks Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/11/2017). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar.

tirto.id - Perayaan Natal umat Kristiani tanggal 25 Desember mendatang batal dirakayan di Monumen Nasional (Monas). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, hal itu lantaran adanya perbedaan pendapat terkait lokasi penyelenggaraan natal di antara umat Kristiani di Jakarta.

Kendati demikian, kata Anies, Pemprov DKI akan tetap memfasilitasi perayaan natal yang lokasinya dipindahkan ke JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Ketika bertemu (umat Kristiani) ada yang mau di Monas, ada yang mau indoor ada yang mau outdoor gitu, akhirnya kita putuskan bahwa kita akan selenggarakan di Jakarta International Expo supaya bisa semuanya mengikuti karena bagi kami enggak ada bedanya, bagi kami sama saja,” kata Anies, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (19/12/2017).

Anies mengatakan, perayaan Natal tetap akan digelar pada 5 Januari 2018. Anies menambahkan, pemesanan tempat bahkan sudah dilakukan oleh Pemprov DKI sejak dua Minggu yang lalu.

"Jadi rame-rame (perdebatan natal di Monas) di luar itu saya enggak mau komentar. Padahal udah dipesan dua minggu tempatnya, tapi memang tujuan kami itu saya komunikasi ke semuanya. Sudah semuanya iya, paham, baru saya umumkan,” kata Anies sembari menjelaskan bahwa anggaran perayaan Natal itu juga berasal dari Pemprov.

"Ada dana anggarannya, dari Dikmental (Biro Pendidikan Mental dan Spritual) juga ada,” kata dia.

Sebelumnya, Persatuan Gereja Indonesia (PGI) sempat bertemu dengan Pemprov DKI dan menyarankan agar penyelenggaraan Natal tidak diselenggarakan di Monas melainkan di tempat yang tertutup.

Mereka juga memberikan saran agar menyelengarakan Natal digelar dua tempat di waktu yang bersamaan, yakni JIExpo Kemayoran dan Glodok Kemayoran.

Dalam konferensi pers di daerah Salemba, Jakarta Pusat, Ketua Umum PGI DKI Jakarta Manuel Raintung berpendapat bahwa Monas dibangun bukan dalam rangka kepentingan pengumpulan massa yang ingin mendorong kepentingan tertentu. Lantaran itulah, kata dia, PGI menginginkan agar Monas dijaga, dipelihara supaya bisa memperkokoh kehidupan bersama.

Meski demikian, lanjut dia, PGI tidak mempermasalahkan jika ada lembaga gereja lain yang tetap ikut untuk melaksanakan perayaan Natal di Monas.

Baca juga artikel terkait NATAL 2017 atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Abdul Aziz