Penerimaan Pajak hingga 31 Oktober Capai 71,7 Persen dari Target

Oleh: Hendra Friana - 15 November 2018
Penerimaan perpajakan hingga 31 Oktober 2018 mencapai sebesar Rp1.160,7 triliun.
tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa penerimaan perpajakan hingga 31 Oktober 2018 mencapai sebesar Rp1.160,7 triliun atau 71,7 persen dari target penerimaan sebesar Rp1.618 triliun di APBN 2018.

"Angka ini mengalami pertumbuhan 17 persen (yoy), lebih baik dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya tumbuh 0,5 persen," ujar Sri dalam konferensi Pers APBN Kita di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2018).

Bila dirinci, penerimaan pajak tersebut berasal dari pajak penghasilan (PPh) migas sebesar 54,3 triliun, PPh non migas sebesar Rp 962,2 triliun, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 405,4 triliun, PBB 11,8 triliun dan pajak lainnya sebesar Rp 6,1 triliun.

Sementara dari sisi Kapabeanan dan cukai, penerimaan sudah mencapai 144,1 triliun atau 74,3 persen dari target 194,1 triliun. Rinciannya, antara lain cukai 106,2 triliun, bea masuk sebesar 32,2 triliun, dan bea keluar 5,7 triliun.

"Pertumbuhan pendapatan dari sisi Kapabeanan dan cukai ini mencapai 13,3 persen, naik dari periode yang sama pada tahun lalu yang hanya tumbuh 10 persen," tutur mantan direktur pelaksana Bank dunia tersebut.

Di sisi lain, penerimaan negara yang berupa hibah telah mencapai 7,8 triliun, atau setara 648,8 persen dari target yang dipatok dalam APBN sebesar 1,2 triliun.

Sehingga jika ditotal dengan pajak, realisasi penerimaan negara hingga akhir Oktober lalu mencapai 1.483,9 triliun atau 78,3 persen dari target 1.894,7 dalam APBN 2018.

Angka ini mengalami peningkatan atau tumbuh 20,7 persen secara year on year (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 3,5 persen.


Baca juga artikel terkait PENERIMAAN PAJAK atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Alexander Haryanto