tirto.id - Pemerintah menyesuaikan peraturan untuk pengadaan minyak (crude), bahan bakar minyak (BBM), serta liquified patroleum gas (LPG). Penyesuaian aturan itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 17 Tahun 2026.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui adanya penyesuaian peraturan terkait pengadaan komoditas tersebut.
“Alhamdulillah Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2026, Bapak Presiden sudah menandatanganinya. Perpres 17 ini adalah sebagai babak baru dalam sistem pengadaan crude, BBM, dan LPG bagi negara kita,” ujarnya saat konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2026).
Bahlil mengakui adanya peraturan baru itu lantaran proses pengadaan crude, BBM, serta LPG oleh PT Pertamina yang dilakukan melalui proses business to business (B2B) cenderung memakan waktu lama.
Melalui Perpres Nomor 17 Tahun 2026, Pemerintah RI disebut dapat melakukan pengawasan crude, BBM, dan LPG langsung secara government to government (G2G) atau government to business (G2B).
“Selama ini, Pertamina melakukan proses B2B, tendernya lama, dan dengan Perpres ini kita melakukan G2G dan G2B,” sebutnya.
“Artinya, kita sekarang sudah bisa melakukan pilihan-pilihan negara-negara mana saja yang kita akan ambil,” lanjut Bahlil.
Dalam penerapan perpres tersebut, akan ada BLU baru yang ditunjuk untuk melakukan pengadaan crude, BBM, serta LPG. Namun, Bahlil dalam kesempatan itu belum menyampaikan nama resmi BLU tersebut.
“Jadi, nanti Perpres ini nanti negara yang akan melakukan deal dengan negara-negara lain, kita tahu nantinya adalah BLU yang ditugaskan,” tuturnya.
Di satu sisi, ia menyatakan pemerintah masih mengantongi stok yang cukup untuk BBM jenis RON 90. Katanya, stok itu meningkat hingga cukup untuk 18 hari.
Sementara itu, BBM dengan RON di atas 90 disebut memiliki ketersediaan di atas 18 hari.
“Kalau untuk Pertalite, RON 90, itu di angka 16-18 hari. Sekarang sudah naiklah, sekitar 18 hari ya. Karena sudah penambahan kapal masuk. Tapi kalau yang lainnya kan di atas 20 hari semua,” urai Bahlil.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id





































