tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Dudung Abdurachman, mengklaim kendala pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat memicu kelangkaan di Bali kini telah tertangani.
Dudung menjelaskan, persoalan yang terjadi di Pulau Dewata bukan disebabkan oleh kelangkaan stok nasional, melainkan hambatan pengiriman armada logistik di jalur laut. Dia mengklaim kondisi Bali telah kembali aman.
"Kemudian yang di Bali, itu kan hanya keterlambatan masalah kapal, ya, untuk distribusi, dan sekarang sudah bisa diatasi," ujar Dudung dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Terkait ketahanan cadangan energi, Dudung menyebut volume pasokan yang tersedia secara nasional masih sangat mencukupi kebutuhan masyarakat, meski sebagian stok berada dalam proses pengiriman.
"Karena memang betul tadi dari Menteri Luar Negeri juga menyampaikan juga bahwa stok 16 hari ke depan itu tidak serta-merta 16 hari itu ada di dalam, tapi dalam proses perjalanan, proses distribusi, dan sebagainya, tetapi masih amanlah, ya," imbuhnya.
Lebih lanjut, Dudung menegaskan bahwa jaminan pasokan energi menjadi salah satu pokok bahasan strategis dalam rapat koordinasi tingkat menteri bersama jajaran TNI, Polri, dan pemangku kepentingan terkait.
"Kita mencermati perkembangan inflasi nasional, tadi disampaikan juga Pak Mendagri, kemudian dinamika ekonomi global, serta kondisi stok bahan bakar minyak dan alternatif sumber energi," papar Dudung.
Oleh karena itu, pemerintah terus memperketat pengawasan jalur distribusi bahan bakar agar gangguan logistik serupa tidak merembet ke daerah lain.
"Semua ini perlu kita antisipasi secara terkoordinasi agar tidak menimbulkan dampak yang mengganggu stabilitas nasional," tegas Dudung.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id

































