Menuju konten utama

Peluang Adik Marc Marquez Perkuat Pramac Racing di MotoGP 2020

Alex Marquez, adik Marc Marquez, berpeluang memperkuat Pramac Racing, tim satelit Ducati, di MotoGP 2020.

Peluang Adik Marc Marquez Perkuat Pramac Racing di MotoGP 2020
Pembalap Alex Marquez dari Spanyol merayakan di depan para penggemar setelah memenangkan balapan Moto 2 Grand Prix Motorcycle Prancis di pacuan kuda Le Mans, di Le Mans, Prancis, Minggu, 19 Mei 2019. (Foto AP / David Vincent)

tirto.id - Alex Marquez, adik kandung Marc Marquez, dikabarkan segera naik kelas pada MotoGP 2020 dengan memperkuat Pramac Racing. Pembalap berusia 23 tahun yang saat ini memperkuat tim EG 0,0 Marc VDS di Moto2, menarik perhatian manajer Pramac Racing, Francesco Guidotti.

Dilangsir dari laman MotoGP, Guidotti, telah bertemu dengan Emilio Azamora, yang merupakan manajer Marc Marquez dan Alex Marquez. Namun, Guidotti membantah pertemuannya dengan Azamora untuk membahas masa depan Alex Marquez, kendati tidak menampik ada sedikit pembicaraan mengenai hal tersebut.

"Situasinya telah berkembang dibandingkan dengan apa yang sebenarnya. Kami bertemu dengan Alzamora untuk melihat apakah ada kemungkinan Alex datang ke sini [kelas MotoGP musim depan]. Ini adalah prosedur standar ketika manajer pembalap meminta untuk dapat berbicara dengan kami, kami melakukannya. Lagi pula, kami memiliki jadwal pertemuan lain,” kata Guidotti.

Sementara itu, dikutip dari Motosport, Guidotti, mengakui bahwa timnya saat ini memang sedang mencari pembalap anyar untuk MotoGP musim depan, menyusul situasi yang terjadi pada pembalap Pramac Racing.

Jack Miller, yang diplot sebagai pembalap utama Pramac Racing disebut ingin meninggalkan tim untuk bergabung di tim pabrikan utama Ducati. Kontrak Miller sendiri habis pada akhir musim.

Sementara itu, rookie di Pramac, Francesco Bagnaia, masih bakal dievaluasi untuk tetap dipertahankan atau tidak. Namun, Guidotti menyebut tidak hanya fokus mengincar satu pembalap dan terus menjajaki kemungkinan lain.

“Kami tidak fokus pada pembalap tertentu dan jika mungkin, kami ingin tetap dengan line-up saat ini [Miller dan Bagnaia]. Kami dan Ducati tidak punya kuasa atas pembalap. Mereka bisa memutuskan dan memilih untuk pergi,” tutur sang manajer Pramac.

Sementara itu, Alex Marquez mengaku akan menerima tawaran yang datang dari tim kelas MotoGP dengan satu syarat. Yaitu, jika dirinya sudah merasa siap untuk naik kelas. Ia pun menyebut sudah dirinya berkembang lebih baik di Moto2 musim ini.

“Kenapa tidak? Saya tidak akan melakukannya jika merasa tidak siap. Tahun ini, saya merasa lebih siap [di Moto2]. Dan saya pikir, jika punya potensi, saya akan melakukannya [naik kelas ke MotoGP]. Yang pasti saya harus melakukan pekerjaan saya di lintasan balap,” kata Alex Marquez.

Kendati demikian, Alex Marquez, yang kini berada di posisi ke-4 klasemen Moto2 2019, mengaku sudah menyerahkan sepenuhnya masalah tersebut kepada manajernya. Selain itu, ia mengaku memiliki hubungan yang baik dengan Pramac Racing.

“Itu [tim yang akan saya perkuat musim depan] adalah pekerjaannya Emilio. Saya berhubungan sangat baik dengan Pramac Racing. Namun, Emilio yang berbicara, sehingga dia lebih tahu dan lebih baik daripada saya,” tandasnya.

Baca juga artikel terkait MOTOGP atau tulisan lainnya dari Permadi Suntama

tirto.id - Otomotif
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Fitra Firdaus