Menuju konten utama

Ozzy Osbourne dan Marilyn Manson Gelar Tur Bersama pada 2020

Ozzy Osbourne dan Marilyn Manson resmi mengumumkan tur bersama di Amerika Serikat pada 2020 nanti.

Ozzy Osbourne dan Marilyn Manson Gelar Tur Bersama pada 2020
Marilyn Manson tampil dalam konser selama malam pembukaan "Twins of Evil Tour" di Royal Farms Arena pada hari Selasa, 9 Juni 2019, di Baltimore. Owen Sweeney / Invision / AP

tirto.id - Ozzy Osbourne dan Marilyn Manson telah mengumumkan bahwa mereka melakukan tur bersama di Amerika Serikat pada 2020 nanti. Konser itu sekiranya akan berlangsung di Atlanta pada 27 Mei dan berakhir 31 Juli 2020 di Las Vegas.

Keduanya akan bekerja sama dalam tur ini setelah Ozzy menunda tur dunia karena menderita sakit pneumonia. Dia menjalani operasi leher untuk luka-lukanya, yang digambarkannya sebagai "penderitaan melebihi apa pun yang pernah saya alami sebelumnya dalam hidup saya," seperti dilansir dari NME.

"[Penampilan live] Marilyn seperti pembunuh," kata Ozzy. "Dia sangat sialan di luar sana, dan jika aku berpikir begitu, maka lihatlah, kami semua [membuat] kekacauan."

Manson menambahkan: “Saya telah melakukan tur dengan Ozzy berkali-kali dan selalu spektakuler. Saya merasa terhormat untuk melakukannya lagi. Ini salah satu yang tidak boleh dilewatkan.”

Ozzy Osbourne adalah vokalis dari band legendaris Black Sabbath yang memilih bersolo karier. Band ini juga turut didirikan oleh Tony Iommi (gitar), Geezer Butler (bassis) dan Bill Ward (drum).

Nama grup tersebut mereka pilih karena terinspirasi dengan film horor berjudul Black Sabbath (1963) yang disutradarai Mario Bava. Awalnya, band ini bernama Earth.

Sang bassis Geezer Butler kala itu bertanya-tanya, mengapa orang-orang rela menghabiskan banyak uang untuk menonton film yang membikin takut dirinya sendiri? Melihat hal itu, Butler kemudian mengajak Osbourne untuk menulis lagu berjudul “Black Sabbath” dengan harapan musik mereka bisa laris dan diterima layaknya film horor itu.

Horor ternyata memiliki daya tarik tersendiri, terutama dalam memberikan inspirasi pada musik serta lirik-lirik mereka. Dengan dibalut musik yang gelap, band ini tak harus menunggu lama untuk menjadi bintang baru dalam genre heavy metal.

Sejak saat itu, mereka pun memutuskan untuk fokus pada penulisan lirik dan penciptaan musik yang setara dengan film horor. Merasa kurang pas dengan nama Earth, mereka pun merubah nama menjadi Black Sabbath, tepatnya pada Agustus 1969.

“Saat itulah semua mulai terjadi... Nama [Black Sabbath] terdengar misterius, ia memberi orang sesuatu untuk dipikirkan, dan ia memberi kami arah untuk mengikutinya,” kata sang gitaris Tony Iommi seperti dikutip oleh blacksabbath.com.

Baca juga artikel terkait MUSISI DUNIA atau tulisan lainnya dari Alexander Haryanto

tirto.id - Musik
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH