Ngabalin Enggan Spekulasi soal Politik Ojo Kesusu Jokowi

Reporter: Andrian Pratama Taher - 23 Mei 2022 13:24 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Ngabalin menilai Presiden Jokowi tak ingin relawan pendukungnya terburu-buru menentukan dukungan politik. Pasalnya, dinamika politik bersifat dinamis.
tirto.id - Presiden Joko Widodo meminta kepada kelompok relawan Projo untuk tidak terburu-buru dalam menentukan dukungan untuk Pemilu 2024. Jokowi bahkan menggunakan istilah ojo kesusu terkait dukungan politik 2024.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin menilai bahwa pernyataan Jokowi merupakan hal wajar dalam politik.

"Namanya juga politik ya. Jadi dinamika itu selalu berubah dinamis jadi tidak bisa teman-teman kemudian membicarakan sesuatu lebih awal istilahnya Belanda masih jauh, ojo kesusu, jangan terburu-buru, situasi politik itukan dan hitungan detik bisa cepat berubah jadi Pak Presiden harus memberikan pengarahan seperti itu," kata Ngabalin di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/5/2022).

Ngabalin memahami logika presiden bahwa pemimpin yang sukses dan berhasil mengerti kandidat yang pas, memiliki kapasitas, kapabilitas hingga kemampuan kepemimpinan tentang kondisi bangsa. Ia menilai, Jokowi punya pandangan untuk menyatukan semua elemen masyarakat dari suku bangsa hingga agama.

"Presiden punya wacana besar tentang bagaimana kehidupan orang menyatu suku bangsa yang berbeda-beda, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu, Islam. Negeri ini harus damai. Negeri ini harus moderasi beragama harus ada. Pokoknya kriteria itu tidak lepas dari pikiran dan gagasan besar Presiden Joko Widodo. Ojo kesusu," tutur Ngabalin.

Ngabalin pun enggan berspekulasi bahwa istilah ojo kesusu itu sebagai sinyal untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024. Sebagai catatan, Ganjar ikut mendampingi Jokowi dalam acara Projo yang digelar pada Sabtu (21/5/2022) lalu.

"Wah abang tidak ikuti informasi itu," tegas Ngabalin.



Baca juga artikel terkait PRESIDEN JOKOWI atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Politik)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Fahreza Rizky

DarkLight