tirto.id - Taisei Marukawa tengah menunggu tahap persetujuan lanjutan dalam proses naturalisasi dirinya menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Sang winger kelahiran 30 Januari 1997 ini bermimpi dapat berseragam Timnas Indonesia pada kemudian hari.
"Saya sudah menyerahkan dokumen yang diperlukan (untuk jadi WNI) dan saat ini masih menunggu persetujuan. Saya sudah tinggal di Indonesia selama lima tahun dan benar-benar jatuh cinta dengan negara ini.” ungkap Marukawa dikutip dari laman I-League.
Pemain naturalisasi Indonesia selama ini didominasi oleh mereka yang berasal dari Afrika, Eropa, dan Amerika Latin. Ada deretan nama seperti Greg Nwokolo, Bio Paulin, Herman Dzumafo, Ilija Spasojevic, Cristian Gonzales, hingga Beto Goncalves.
Artinya, jika keinginan Marukawa resmi disetujui, sang winger akan mencatatkan sejarah sebagai pesepak bola kelahiran Jepang pertama yang menjadi WNI lewat jalur naturalisasi. Akankah asa pemain asal Higashihiroshima itu terwujud?
Mimpi Marukawa dan Jalan Panjang Menjadi WNI
Proses naturalisasi membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Merujuk pada Pasal 9 UU No. 12 Tahun 2006, salah satu syarat naturalisasi adalah wajib bertempat tinggal di wilayah Indonesia paling singkat 5 tahun beruntun atau 10 tidak berturut-turut.
Pemain sepak bola asing yang ingin berpaspor Indonesia diwajibkan menetap di tanah air selama lima tahun tanpa meninggalkan wilayah RI. Skema tersebut pernah mewarnai proses naturalisasi Cristian Gonzáles. Penyerang yang telah berkarier di Liga Indonesia sejak 2003 itu akhirnya resmi menyandang status WNI pada 2010.
Sepanjang menanti dikabulkannya permintaan jadi WNI, El Loco tidak pulang ke Uruguay. Ia mesti menguatkan hati tak bisa menjenguk ketika sang ayah sakit. Perjuangan Gonzales berbuah saat ia akhirnya bisa berseragam Timnas Indonesia dalam rentang waktu 2010 hingga 2014.

Ada pula proses naturalisasi Marc Klok yang sempat terkendala aturan FIFA. Klok memiliki darah Indonesia dari kakek buyutnya yang berasal dari Makassar. Akan tetapi, regulasi FIFA untuk pemain heritage hanya mengakui garis keturunan maksimal sampai kakek atau nenek kandung untuk bisa membela Timnas. Alhasil, peluang Klok untuk jadi WNI lewat jalur heritage tertutup. Sang gelandang memakai jalur naturalisasi.
Selain Cristian Gonzáles dan Marc Klok, terdapat sederet pemain naturalisasi jalur domisili 5 tahun yang sukses menembus Skuad Garuda, di antaranya Alberto Goncalves, Ilija Spasojević, Bio Paulin, hingga Osas Saha.
Terbaru, ada 4 pemain yang sedang mengajukan proses naturalisasi jalur domisili 5 tahun antara lain Taisei Marukawa, Jordy Wehrmann, Ciro Alves, dan David Da Silva. Keempatnya memenuhi kriteria administratif lantaran telah berkiprah di Liga Indonesia selama lebih dari 5 tahun berturut-turut.
Bagi Marukawa, keinginan menjadi WNI tak lepas dari keramahan dan kebaikan masyarakat Indonesia. Bukan cuma berstatus warga Indonesia. Sang winger juga punya asa bisa membela Timnas Indonesia.
“Semua orang sangat ramah, dan menghabiskan waktu di Indonesia membuat saya merasa bahagia. Impian terbesar saya adalah menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Bisa bermain untuk Indonesia akan menjadi sebuah kehormatan yang sangat besar bagi saya," imbuhnya.
Marukawa di Ambang Sejarah: Penggawa Timnas Pertama Asal Jepang
Apabila berhasil menembus Skuad Garuda, Taisei Marukawa akan mengukir sejarah sebagai pesepak bola kelahiran Jepang pertama yang membela Timnas Indonesia. Terlebih, di usianya yang baru 29 tahun, sang pemain diyakini masih berada dalam masa keemasan kariernya.
Taisei Marukawa mencatatkan performa impresif sejak mengawali kiprah di Liga Indonesia pada musim 2021/2022. Pesepak bola kelahiran Hiroshima, Jepang, itu telah mengoleksi 161 penampilan di Liga Indonesia dengan torehan 31 gol serta 44 assist.
Namun, menyandang status WNI dan statistik mentereng bukanlah jaminan atau "karpet merah" untuk otomatis berseragam Timnas Indonesia. Keputusan pemanggilan nantinya akan merujuk pada keperluan taktis tim kepelatihan Skuad Garuda.

Ada deretan pemain asing Liga Indonesia yang telah merampungkan proses naturalisasi, namun pada akhirnya tak pernah mencatatkan caps bersama Timnas Indonesia. Mereka antara lain Herman Dzumafo, Silvio Escobar, O.K. John, serta Fabiano Beltrame.
Faktor usia yang tak lagi muda membuat beberapa pemain tersebut gagal menembus skuad Garuda. Di samping itu, kebutuhan teknis serta skema permainan juru taktik tim nasional turut menjadi penentu utama dalam komposisi pemain naturalisasi yang dipanggil.
Kini, Taisei Marukawa di ambang sejarah sebagai pesepak bola kelahiran Jepang pertama yang berpotensi mengenakan seragam Merah Putih. Kehadirannya diproyeksikan mampu menutup celah di sektor gelandang serang Skuad Garuda.
Penulis: Ahmad Zidan Nahari
Editor: Fitra Firdaus
Masuk tirto.id


































