Menuju konten utama

Nadin Amizah Rilis "Moonlight", Single Pembuka Album Baru

“Moonlight” adalah lagu yang telah lama ada, namun belum pernah direkam dan dirilis resmi sebelumnya.

Nadin Amizah Rilis
Nadin Amizah. Foto/ Vony Wong
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Nadin Amizah resmi melepas single baru berjudul “Moonlight”. Dirilis di bawah naungan label Sorai, rilisan tunggal tersebut resmi tersedia di berbagai gerai digital pada tanggal 7 Agustus 2026.

Menariknya, “Moonlight” adalah lagu yang telah lama ada, namun belum pernah direkam dan dirilis resmi sebelumnya. Nadin mengguratnya kala SMA serta beberapa kali membawakannya di panggungan

“Terutama zaman-zaman ‘Sorai’ dan ‘Rumpang’, waktu belum punya album. Jadi setengah nostalgia,” tutur artis perempuan paling banyak diputar di Spotify tahun 2025 itu.

Sang binar-rembulan adalah pembuka dari album ketiga Nadin Amizah. Ia menjadi nyawa, penentu atmosfer dari keseluruhan rilisan penuh berjudul Laika, Yang Ditinggalkan tersebut. Alasannya: tata ruang lagu ini mewakili dunia sang subjek album, Laika.

“Ya, ‘Moonlight tuh sonically cocok banget buat memperkenalkan dunia Laika. Sebelum mengenal sosoknya, aku rasa kita harus tahu semestanya lebih dahulu. Dari situ, kita bisa lebih mengerti Laika sebagai subjek, berikut hal-hal yang mengikutinya,” terangnya.

Anda pun tidak salah baca.

Kali ini Nadin Amizah menggurat karyanya dalam bahasa Inggris — bertolak belakang dengan lagu-lagu terdahulunya yang hampir selalu dibalut lirik bahasa Indonesia nan pekat, puitis, dan metaforis.

“Lagi-lagi, karena ini lagu lama. Ditulis waktu SMA, bahkan sebelum ‘Nadin Amizah’ seperti yang dikenal sekarang ada,” tutur perempuan kelahiran Bandung, 26 tahun yang lalu itu.

Bicara soal albumnya, trek-trek di album ‘Laika, Yang Ditinggalkan’ digarap oleh 10 produser berbeda. Ada nama-nama seperti Lafa Pratomo, Baskara Putra, Enrico Octaviano, Otta Tarega, hingga Feby Putri di dalamnya. Untuk “Moonlight”, Nadin mengajak Dissa Kamajaya sebagai kepala produksinya.

“Bahkan sejak proses songwriting, aku sudah punya bayangan gimana tata soniknya. Termasuk orang-orang yang bisa memaksimalkannya,” kata Nadin.

Seperti tertulis sebelumnya, Laika, Yang Ditinggalkan menjadi judul album ketiga Nadin Amizah. Nama ini mengacu pada sosok nyata: Laika, anjing perempuan yang dikirim dalam perjalanan satu arah menuju luar angkasa oleh program antariksa Uni Soviet. Takdir Laika datang lebih cepat; ia martir, berpulang di hari keempat akibat overheat dan stres ekstrem di dalam kabin.

“Kisah Laika punya impact yang cukup besar untukku. Terutama melihat bagaimana setiap makhluk berusaha mengisi kekosongan dalam dirinya; mendambakan cinta, mencari arti rumah, hingga satu waktu berubah menjadi amarah,” pungkas solois peraih empat piala AMI Awards — kategori Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik (2019, 2020, 2024) serta Pendatang Baru Terbaik Terbaik (2019) — tersebut.

Saat ini “Moonlight” sudah bisa didengar di berbagai gerai digital.

Baca juga artikel terkait AKTUAL DAN TREN atau tulisan lainnya dari Siaran Pers

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Siaran Pers
Editor: Siaran Pers