Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf masih unggul dalam sejumlah survei. Namun ia memerintahkan jajaran struktur partai di tingkat provinsi dan kabupaten maupun calon anggota legislatif (caleg) terus bekerja dan jangan pernah menganggap remeh kompetitor.

"Meskipun dari hasil survei menyimpulkan, pasangan Pak Jokowi dan KH Maruf Amin selalu unggul dengan selisih sekitar 20 persen, tapi upaya untuk memertebal kemenangan tetap harus dilakukan," kata Hasto Kristiyanto seperti diberitakan Antara, Minggu (17/3/2019).

Hasto Kristiyanto mengingatkan keunggulan pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin harus dimulai dari setiap tempat pemungutan suara (TPS). Ia meminta di setiap TPS agar disiapkan saksi dengan baik dan terus memperkuat pergerakan darat.

Hasto pada saat berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakartamenerima laporan dari para caleg DPR RI PDI Perjuangan untuk provinsi itu. Mereka mengatkan target pemenangan pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin di DI Yogyakarta optimistis dapat mencapai 70 persen.

Dari laporan yang disampaikan caleg PDI Perjuangan untuk DPR RI di DI Yogyakarta, Esti Wijayanti, upaya pemenangan tersebut dilakukan melalui kerja sama yang baik di antara seluruh parpol anggota Koalisi Indonesia Kerja (KIK), para tokoh, serta relawan.

Esti Wijayayanti melaporkan, bahwa Tim 01 jarang bertemu dengan Tim 02 di lapangan. "Mungkin Tim 02, hanya tampak kuat dalam daya gertak, daya serang, dan daya hoaks," kata Esti Wijayanti.

Mendengar laporan tersebut, Hasto Kristiyanto menegaskan agar struktur partai dan para caleg terus bekerja keras dan terus melakukan kerja teritorial. "Jangan sampai meremehkan tim kompetitor," katanya.

Menurut Hasto, saksi dari parpol anggota KIK jumlahnya sekitar tujuh hingga 10 orang di setiap TPS. Karena itu, meskipun tim 02 tampak kuat dalam daya gertak, tapi hegemoni di langitan, udara, dan darat, menunjukkan dominasi kekuatan Tim Jokowi-Maruf Amin.

"Kekuatan langitan melalui doa kita kuat. Lintas agama mendukung pasangan calon 01. Kekuatan udara, tim 01 unggul 63 persen di media televisi, online, sosial media, dan cetak," katanya.

Pada kekuatan teritorial, kata Hasto, pasangan calon 01 mendapat dukungan dari banyak kepala daerah, pimpinan dan anggota dewan, hingga caleg. "Ini adalah kekuatan dahsyat yang dapat mematahkan daya gertak tim 02," ujarnya.