Menteri PUPR Kirim Tim Persiapkan Renovasi Rumah Muhammad Zohri

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 13 Juli 2018
Renovasi rumah Zohri merupakan perintah langsung dari Presiden Jokowi untuk Menteri PUPR.
tirto.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljuno mengirim tim untuk melihat langsung rumah Lalu Muhammad Zohri, juara dunia lari 100 meter putra U-20. Tim tersebut akan bertemu keluarga Zohri dan mengecek rumahnya sebelum direnovasi.

Tim yang terdiri dari Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Danis H. Sumadilaga dan Direktur Rumah Khusus, Ditjen Penyediaan Perumahan Chris Robert Marbun berangkat ke rumah Zohri di Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (13/7/2018), demikian menurut rilis dari Kementerian PUPR.

“Sesuai perintah Bapak Presiden, tadi pagi Menteri PUPR meminta kami untuk segera mengecek kondisi rumah keluarga Zohri untuk dapat menentukan renovasi yang akan dilakukan,” kata H. Sumadilaga di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta sebelum terbang menuju NTB pada Jumat.

Renovasi rumah Zohri ini merupakan perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai bentuk apresiasi atas kemenangan Zohri di Kejuaraan Dunia Atletik IAAF U-20 di Finlandia pada Rabu (11/7/2018) malam waktu setempat. Ia berhasil melewati garis finis dengan catatan waktu 10,18 detik.


"Prestasi yang ditorehkan Zohri tentu sangat membanggakan kita semua, bangsa Indonesia. Terlebih lagi, kita dapat melihat bagaimana Zohri tidaklah diperhitungkan sama sekali. Untuk prestasi yang diraih Zohri, saya telah memerintahkan Menteri PU dan Perumahan Rakyat untuk merenovasi rumah Zohri di Lombok," kata Jokowi.

Zohri berasal dari keluarga yang sederhana. Putra pasangan almarhum Lalu Ahmad Yani dan almarhumah Saeriah itu, menurut kakak sulungnya, Fazilah memang bercita-cita memperbaiki rumah di kampung halamannya jika telah mencapai kesukesan. Zohri berencana membeli tanah di luar kampungnya di Dusun Karang Pangsor jika sudah mampu.

"Saya tidak pernah mengetahui masalah pribadi Lalu. Dia tidak ingin menyusahkan kakak-kakaknya atau keluarganya yang lain. Dia akan berusaha sendiri selama dia mampu," ujar Fazilah.


Baca juga artikel terkait GELAR JUARA DUNIA atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Sosial Budaya)


Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Dipna Videlia Putsanra