Liga Champions 2019

Man United vs PSG: Tanpa Neymar dan Cavani, Tim Tamu Bisa Apa?

Oleh: Wan Faizal - 12 Februari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Jelang laga MU vs PSG di Liga Champions pada Rabu (13/2/2019), tim tamu hanya bisa berharap pada Kylian Mbappe usai cederanya Edinson Cavani dan Neymar.
tirto.id - PSG dipastikan akan menghadapi laga berat di Old Trafford, markas Manchester United dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Rabu (13/2/2019). Mereka harus bermain tanpa Neymar dan Edinson Cavani yang cedera. Bisakah pasukan Thomas Tuchel meraih hasil positif tanpa kontribusi dua pemain asal Amerika Latin itu?

Nama pertama yang harus menepi adalah Neymar. Bintang tim nasional Brasil itu mengalami cedera ketika membela PSG di Coupe de France melawan Strasbourg 23 Januari 2019 lalu. Dari hasil pemeriksaan, Neymar harus absen selama 10 pekan, seolah mengulangi memori buruknya musim lalu.

Edinson Cavani harus masuk ruang perawatan juga. Striker Uruguay itu mendapatkan cedera saat membawa timnya menang tipis atas Girondins Bordeaux pada 9 Februari lalu.

Lalu, bisa apa PSG tanpa kedua penyerang tersebut? Pasalnya, musim ini Neymar dan Cavani, bersama dengan Kylian Mbappe, menjadi tulang punggung tim dalam mencetak gol.

Ketergantungan pada Neymar, Mbappe, Cavani
Berdasarkan statistik, Mbappe dan Cavani sama-sama menorehkan 22 gol di semua kompetisi. Bedanya, penyerang internasional Perancis menciptakannya dalam 27 laga, sedangkan Cavani dalam 26 laga. Sementara itu Neymar ‘baru’ 20 gol dalam 23 penampilan di semua ajang.

Di Liga Champions total trio penyerang PSG sudah menyumbang 10 gol. Jumlah itu terbagi menjadi tiga gol untuk Mbappe, dua gol untuk Cavani, dan sisanya bagi Neymar dalam enam laga di fase grup.

Dalam 34 pertandingan resmi yang sudah dilakoni PSG musim ini, nama Cavani, Mbappe, atau Neymar hadir sebagai pencetak gol dalam 30 laga. Dengan demikian, hanya ada empat laga tanpa ketiga pemain ini tercantum di papan skor, yaitu ada di Piala Super Perancis 2018 melawan AS Monaco, kalah kontra Lyon di Liga Perancis, dan dua pertemuan kontra Napoli di babak grup Liga Champions.

Bukti terakhir sulitnya PSG bermain tanpa trio penyerang mereka dalam line-up adalah di laga Coupe de France kemarin melawan Villefranche. Tuchel sengaja mengistirahatkan Neymar dan Cavani saat Neymar sudah diparkir karena cedera.

Hasilnya tidak memuaskan. Butuh kehadiran Mbappe dan Cavani di lapangan untuk sekadar membuat tim bertabur bintang tersebut bisa menyingkirkan Villefranche yang kini bermain di kompetisi level ketiga di sepak bola Perancis. PSG menang 0-3, tetapi melalui babak perpanjangan waktu.



Beban di Bahu Mbappe?
Kini, bertandang ke Old Trafford, praktis hanya Mbappe yang bisa diandalkan di lini depan PSG. Melawan Manchester United pun tidak mudah karena tim ini sedang on-fire di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer dengan catatan tak terkalahkan dalam 11 laga terakhir.

Tuchel sendiri enggan memberikan semua beban kepada Mbappe. Ia menegaskan, PSG akan membantu mantan penyerang AS Monaco itu untuk bisa bersinar di leg pertama ini.

"Kami tidak bisa begitu saja meletakkan semua beban kepadanya. Kylian memiliki kualitasnya sendiri, bukan tugasnya untuk menggantikan Cavani dan Neymar. Dia tidak bisa melakukan tiga hal sekaligus pada saat bersamaan. Saya ingin kami mampu membantunya, memberinya umpan-umpan bagus," ungkap Tuchel dikutip Sky Sports.

Baca juga artikel terkait LIGA CHAMPIONS atau tulisan menarik lainnya Wan Faizal
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: Wan Faizal
Editor: Fitra Firdaus
Kontributor: Wan Faizal