tirto.id - Berapa kadar zakat fitrah Singapura yang perlu dibayarkan umat Islam menjelang Idul Fitri 2025? Terdapat 2 kadar yang bisa dibayarkan oleh seorang muslim di Singapura, sesuai dengan harga bahan makanan pokok yang digunakannya sehari-hari. Lantas, bagaimana cara pembayaran zakat fitrah Singapura 2025?
Zakat fitrah merupakan zakat yang wajib dibayarkan oleh setiap muslim sebelum shalat Idul Fitri. Zakat fitrah atau zakat jiwa ini berlaku untuk orang tua hingga bayi, laki-laki dan perempuan. Singkatnya, zakat fitrah dikeluarkan oleh setiap muslim atas dirinya dan jiwa yang menjadi tanggungannya saat menjelang idul fitri dengan ketentuan bahwa ia masih hidup pada malam hari raya, dan memiliki kelebihan dari kebutuhan pokoknya untuk sehari.
Di Singapura, pengelolaan zakat fitrah dilakukan oleh lembaga pemerintah MUIS (Majlis Ugama Islam Singapura). Terkait hal ini, pada 28 Februari 2025 lalu, MUIS sudah merilis pengumuman besaran zakat fitrah Singapura. Zakat fitrah ini dapat dibayarkan baik dalam bentuk bahan makanan pokok yang besarannya sudah ditentukan, atau dengan uang seharga bahan makanan pokok tersebut.
Kadar Zakat Fitrah Singapore 2025
Besaran zakat fitrah di setiap wilayah berbeda-beda. Ini tergantung pada jenis dan harga makanan pokok, standar hidup dan ekonomi setempat, fluktuasi ekonomi, hingga inflasi. Dari faktor-faktor tersebut, otoritas keagamaan lalu membuat besaran kadar zakat.
Besaran kadar zakat di Singapura berdasarkan ketetapan Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS), dibagi menjadi 2 kategori, yaitu Kadar Biasa (Normal Rate) dan Kadar Lebih Tinggi (Higher Rate). Standar besaran zakat fitrah dalam kilogram adalah 2,3 kg. Untuk Normal Rate atau kadar biasa di Singapura pada Ramadhan 1446 H/2025 adalah sebesar 5 dolar Singapura per jiwa. Sementara itu, untuk Higher Rate atau Kadar Lebih Tinggi, besarannya adalah 7,90 dolar Singapura per orang.
Cara Bayar Zakat Fitrah Singapura 2025
Umat Islam di Singapura dapat membayarkan zakat fitrah lewat laman resmi Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS). Untuk pembayaran, langkah pertama adalah masuk ke laman zakat.sg terlebih dahulu. Setelah itu, Anda bisa memilih fitur 'Fulfil Zakat'. Anda lantas akan masuk ke laman pemilihan besaran zakat yang akan dibayarkan. Anda bisa juga memilih berapa banyak jumlah jiwa yang Anda wakilkan (Anda tanggung) dalam pembayaran zakat fitrah.
Setelah melanjutkan proses pembayaran, akan ada data pembayar zakat yang perlu diisi terlebih dahulu. Setelah Anda mengisi, anda bisa melanjutkan pembayaran secara online.
Zakat Fitrah untuk Siapa?
Zakat fitrah harus diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya, sebagaimana disebutkan dalam Surah At-Taubah ayat 60. Dalam ayat ini, terdapat 8 golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat yaitu sebagai berikut.
- Fakir, yaitu orang yang tidak memiliki harta atau penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, bahkan kurang dari setengah kebutuhannya.
- Miskin, yaitu orang yang memiliki penghasilan tetapi tidak mencukupi kebutuhan dasar mereka dan keluarganya. Beda dengan fakir, miskin masih memiliki penghasilan, tetapi sangat terbatas.
- Amil (Pengelola Zakat), yaitu orang yang bertugas mengumpulkan, mengelola, dan mendistribusikan zakat. Mereka berhak mendapatkan bagian dari zakat sebagai imbalan atas pekerjaannya.
- Mualaf, yaitu orang yang baru masuk Islam atau mereka yang masih lemah imannya dan membutuhkan dukungan untuk lebih mantap dalam Islam.
- Riqab (Budak atau Hamba Sahaya), yaitu orang yang mengalami perbudakan modern atau keterikatan dalam kondisi eksploitasi. Hal ini didasarkan pada kondisi masa lalu, kala zakat diberikan untuk membantu memerdekakan budak. Sehingga berdasar kondisi tersebut, kategori ini bisa diartikan lebih kontekstual pada kondisi hari ini.
- Gharim (Orang yang Berhutang), yaitu orang yang memiliki utang besar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan tidak mampu membayarnya, asalkan utang tersebut bukan untuk hal yang haram.
- Fi Sabililah (Pejuang di Jalan Allah), yaitu mereka yang berjuang di jalan Allah, seperti pendakwah, lembaga pendidikan Islam, atau perjuangan yang bertujuan untuk menegakkan agama.
- Ibnu Sabil (Musafir yang Kehabisan Bekal), yaitu orang yang sedang dalam perjalanan jauh dan kehabisan bekal, sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanannya meskipun ia berasal dari golongan mampu.
Nantinya, 100% dari hasil pengumpulan zakat fitrah selama Ramadan didistribusikan kepada keluarga muslim yang kurang mampu dan rentan di Singapura. Penyaluran zakat akan ini dilakukan dalam berbagai bentuk, termasuk bonus Ramadan, paket hadiah, dan bingkisan Hari Raya.
Sejalan dengan hal itu, jika kondisi Anda masuk ke dalam kategori penerima zakat, atau Anda mengetahui adanya pihak-pihak yang dinilai perlu mendapatkan zakat, Anda bisa mengajukannya sebagai penerima zakat lewat laman MUIS.
Bagaimana Cara Mengajukan Zakat di Singapura?
Bantuan Keuangan Zakat MUIS tersedia bagi seluruh Warga Negara Singapura dan penduduk tetap muslim yang termasuk dalam 7% kelompok berpenghasilan terendah di Singapura. Berdasarkan pendekatan ini, untuk memenuhi syarat mendapatkan bantuan zakat, pemohon akan dinilai terutama berdasarkan pendapatan per kapita mereka.
Zakat diberikan kepada mereka yang memiliki pendapatan per kapita sebesar $500 atau kurang. Untuk mengajukan penerimaan bantuan zakat, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
- Hubungi atau kunjungi masjid Pengembangan Sosial (SD) terdekat dengan alamat tempat tinggal resmi pemohon.
- Buat janji temu dengan Petugas Pengembangan Sosial (SDO) untuk wawancara penilaian melalui panggilan telepon.
- Pemohon harus mengirimkan dokumen pendukung melalui email, dokumen tersebut antara lain adalah Dokumen identitas pribadi (NRIC, akta kelahiran), Dokumen penghasilan dan perbankan (slip gaji, laporan CPF, buku tabungan, dll.), juga Dokumen pendukung lainnya (tagihan, catatan medis, surat rujukan, dll.).
- Pemohon akan diberitahu mengenai hasil pengajuan melalui surat. Proses aplikasi dapat memakan waktu hingga 6 minggu.
Sebagai keterangan penjelas, NRIC adalah Kartu Identitas Nasional yang digunakan di Singapura untuk warga negara dan penduduk tetap. Kartu ini berisi informasi pribadi seperti nama, nomor identitas, foto, alamat, dan sidik jari.
Sementara itu, Laporan CPF adalah dokumen yang menunjukkan saldo dan transaksi dalam akun CPF (Central Provident Fund) seseorang. CPF adalah sistem tabungan wajib bagi warga Singapura dan penduduk tetap yang digunakan untuk pensiun, perumahan, dan layanan kesehatan. Laporan ini biasanya digunakan untuk membuktikan penghasilan dan status keuangan seseorang saat mengajukan bantuan atau pinjaman.
Penulis: Auvry Abeyasa
Editor: Fitra Firdaus