Jorge Lorenzo Pernah Juara MotoGP Aragon 2015, Tapi Kini Start 20

Oleh: Permadi Suntama - 22 September 2019
Dibaca Normal 1 menit
Jorge Lorenzo start dari posisi belakang, namun dia tetap optimistis meraih poin di MotoGP Aragon. Live streaming balapan bisa disaksikan di Trans7, malam ini.
tirto.id - Jorge Lorenzo, akan turun di Grand Prix Aragon yang berlangsung di Sirkuit Motor Land, dari posisi 20. Juara MotoGP Aragon 2015, hanya menargetkan untuk mencapai garis finis dan meraih poin dalam balapan kelas MotoGP yang akan berlangsung pada Minggu (22/9/2019), pukul 19.00 WIB.

Dilansir dari crash, X-Fuera mengaku lebih baik jika turun ke lintasan dengan ekspektasi yang tak begitu tinggi. Pasalnya, Jorge Lorenzo, masihh belum menemukan solusi yang pas untuk mengangkat performanya bersama Repsol Honda.

“Lebih baik tidak memiliki begitu banyak harapan karena Anda bisa kecewa jika itu tidak terjadi. Saya merasa lebih baik secara fisik. Saya merasa bahwa setiap kali setelah mengendarai sepeda saya kurang berjuang untuk pulih. Jadi itu positif,” kata Jorge Lorenzo dikutip crash.

Dari 13 seri yang sudah berlangsung di MotoGP 2019, pembalap berkebangsaan Spanyol itu tak pernah finis di posisi 10 besar. Performa kurang memuaskan itu pun membuat dirinya sempat dikabarkan akan dilepas oleh Honda, pada akhir musim ini dan kembali ke Ducati.

Namun, kabar tersebut langsung dibantah oleh Lorenzo. Hal itu disampaikan Lorenzo, setelah menyelesaikan sesi kualifikasi MotoGP Aragon 2019 di posisi 20.

“Seorang pembalap yang kompetitif tidak bisa dengan senang menyelesaikannya sejauh ini [posisi 20], tetapi saya selalu menjadi pejuang dan saya ingin menemukan beberapa solusi dengan motor Repsol Honda dan mencoba yang terbaik,” tuturnya dikutip motorsport.

Jorge Lorenzo, memiliki rekor yang bagus saat balapan di Aragon. Ia pernah menjadi juara di tahun 2015, saat masih memperkuat Yamaha, dan naik podium di musim 2016 dan 2017, ketika Marc Marquez, selalu berhasil memenangi lomba.

Namun, musim lalu saat masih memperkuat Ducati pembalap berusia 32 tahun itu gagal finis di Aragon. Sementara jelang balapan di Sirkuit Motor Land, pada Minggu (22/9), X-Fuera, masih belum menemukan performa terbaiknya bersama Honda.

Pada sesi kualifikasi pertama (Q1) Jorge Lorenzo, menyebut dirinya salah memilih ban, yang membuat kecepatannya justru menurun dibanding latihan bebas 4 (FP4). Akibatnya, ia gagal masuk ke kualifikasi kedua (Q2), dan akan memulai balapan dari posisi 20.

“Saya senang juga dengan waktu putaran yang saya miliki dengan pemilihan ban di kualifikasi pertama [Q1]. Saya memilih soft front untuk run kedua, berharap saya akan memiliki kecepatan yang lebih baik di tikungan. Tapi, pada kenyataannya [justru] sebaliknya dan saya merasa lebih buruk daripada dengan jenis ban medium,” tambah pembalap berusia 32 tahun tersebut.


Baca juga artikel terkait MOTOGP 2019 atau tulisan menarik lainnya Permadi Suntama
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Permadi Suntama
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Agung DH
DarkLight