Jam Tayang Kamen Rider Black RTV & Daftar Musuh Ksatria Baja Hitam

Oleh: Fitra Firdaus - 16 September 2020
Dibaca Normal 1 menit
Jam tayang Kamen Rider Black di RTV berubah, tiap Senin hingga Jumat pukul 19.00 WIB. Shadow Moon (Bayangan Hitam) masuk daftar musuh Ksatria Baja Hitam.
tirto.id - Serial Masker Rider Black atau Ksatria Baja Hitam mengalami perubahan jam tayang di RTV. Jika sebelumnya aksi Kotaro Minami dalam melawan kejahatan Gorgom dapat disimak setiap Senin hingga Jumat pukul 19.30 WIB, kali ini petualangannya dapat ditonton mulai pukul 19.00 WIB.

Penayangan Ksatria Baja Hitam di RTV sudah dilakukan sejak Senin, 24 Agustus 2020 dengan episode pertama berjudul asli "Black!! Henshin". Seperti ketika ditampilkan pertama kali di Indonesia oleh RCTI pada 1993 hingga 1994, Ksatria Baja Hitam di RTV tidak menggunakan subtitle bahasa Indonesia, tetapi dengan dubbing (alih suara/bahasa).

Kamen Rider Black adalah serial Kamen Rider era Showa yang paling sukses dengan berbagai penayangan internasional. Serial yang di Jepang tayang sejak 4 Oktober 1987 hingga pada 9 Oktober 1988 ini tayang di Thailand pada 1990, Brasil pada 1991, hingga Filipina sejak 1993.

Kamen Rider Black mendapatkan sekuel, yaitu Kamen Rider Black RX yang tayang di Jepang 23 Oktober 1988 hingga 24 September 1989. Dalam sekuel ini, Kotaro Minami tidak lagi melawan Gorgom, tetapi musuh baru, Crisis Empire.


Sinopsis Ksatria Baja Hitam di RTV

Jalan cerita Kamen Rider Black dimulai dengan penculikan Kotaro Minami dan Nobuhiko Akizuki oleh Gorgom. Keduanya yang sama-sama lahir pada saat gerhana matahari 19 tahun lalu, dipilih oleh Gorgom sebagai kandidat Sousei-ou yang baru.

Gorgom perlu mencari Sousei-ou yang baru karena sebentar lagi masa kekuasaan Sousei-ou yang lama akan habis.

Kotaro dan Nobuhiko diubah menjadi siborg dengan julukan Raja Abad/Seiki-ou, yang kelak harus bertarung satu sama lain untuk menentukan siapa yang berhak jadi Sousei-ou yang baru. Kotaro Minami diubah menjadi Black Sun, sedangkan Nobuhiko bernama Shadow Moon.

Jika operasi Gorgom terhadap Nobuhiko berjalan lancar, tidak demikian dengan Kotaro Minami. Ia berhasil lolos menggunakan Battle Hopper, motor yang aslinya akan diberikan untuk Sousei-ou yang baru.

Sejak lolos dari Gorgom itulah Kotaro Minami harus berjuang menyelamatkan bumi dari monster-monster yang dilepaskan Gorgom ke muka bumi.

Tidak hanya itu, Kotaro masih harus melawan Shadow Moon, yang sudah hilang kesadaran atas wujud masa lalunya (Nobuhiko Akizuki) dan hanya berniat menjadi Sousei-ou dengan mengalahkan Black.

Daftar Musuh Ksatria Baja Hitam

Musuh utama Kotaro Minami adalah Gorgom. Namun, organisasi ini terdiri dari banyak tokoh dengan berbagai intrik yang ada di dalamnya. Lawan paling berat adalah Shadow Moon atau dalam versi RCTI dahulu diberi nama Bayangan Hitam, karena duel dengannya melibatkan perasaan Kotaro terhadap Nobuhiko.

Nama-nama musuh utama Ksatria Baja Hitam adalah sebagai berikut.

Shadow Moon, musuh sekaligus sahabat yang sudah dianggap saudara sendiri oleh Kotaro Minami. Ambisinya adalah menjadi Raja Abad. ia memiliki Satan Sabre (Pedang Raja Abad).

Darom, pimpinan Daishinkan yang terdiri dari dirinya, Bishium, dan Baraom. Awalnya, semua Daishinkan identik dengan jubah putih yang menutupi nyaris seluruh tubuh, kecuali bagian wajah. Dalam episode-episode terakhir, Darom berubah wujud jadi makhluk dengan bentuk mirip trilobita.

Baraom, salah satu Daishinkan, yang setelah Shadow Moon bangkit, muncul dengan bentuk mirip macan dengan gading.

Bishium, satu-satunya Daishinkan perempuan. Di Indonesia ia disebut sebagai Bicisum. Ia kemudian berubah wujud menjadi pterosaurus.

Bilgenia, petarung Gorgom yang lahir 30.00 tahun lalu. Ia bukanlah pilihan Sousei-ou --tidak mendapatkan King Stone-- meski terlahir pada hari terjadi gerhana matahari. Ia pernah memberontak kepada Sousei-ou, tetapi gagal, lalu disegel dalam sebuah peti. Bilgenia menganggap Shadow Moon sebagai musuh.

Sousei-Ou, penguasa tertinggi Gorgom dengan bentuk jantung raksasa.

Baca juga artikel terkait KAMEN RIDER BLACK atau tulisan menarik lainnya Fitra Firdaus
(tirto.id - Film)

Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Agung DH
DarkLight