Jadi Alternatif Pangan, Jokowi akan Perluas Lahan Sorgum

Reporter: Dwi Aditya Putra - 4 Jun 2022 09:43 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Upaya penanaman sorgum dilakukan Indonesia mengingat adanya peringatan akan ancaman krisis pangan.
tirto.id - Presiden Joko Widodo berencana memperluas lahan untuk ditanami sorgum. Hal itu agar menjadi alternatif pangan utama dan menguntungkan.

Sorgum sendiri merupakan tanaman yang bisa digunakan sebagai pengganti nasi. Upaya penanaman sorgum dilakukan Indonesia mengingat adanya peringatan akan ancaman krisis pangan.

"Dalam rangka peringatan yang diberikan oleh FAO, peringatan juga diberikan oleh PBB, bahwa dunia sekarang ini dan yang akan datang akan mengalami krisis pangan," kata Jokowi saat menghadiri panen perdana sorgum di Desa Palakahembi di Kecamatan Pandawai, ditulis Sabtu, (4/6/20220).

Jokowi mengatakan, sorgum memiliki tingkat produktivitas sekitar 5 ton per hektar (ha) per musim. Sementara Pemerintah Kabupaten Waingapu direncanakan akan mengembangkan Sorgum di lahan seluas 3.200 ha. Namun lahan digarap baru sebanyak 60 ha, dengan kondisi sorgum yang sudah ditanam sebanyak 20 ha.

"Sekarang sudah kelihatan sekarang ini harga-harga pangan dunia semuanya naik. Oleh sebab itu, harus ada rencana besar, plan negara kita menghadapi ancaman krisis pangan itu," sambungnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi mengatakan bahwa pihaknya mendukung upaya pengembangan sumber pangan alternatif dilakukan Pemerintah Kabupaten Waingapu yang tengah mengembangkan Sorgum.

Di lokasi pengembangan Sorgum dari Waingapu Wamentan bersama Jokowi turun langsung ke lapangan bersama dengan 100 petani melakukan peninjauan ke pabrik pengolahan sorgum. Serta melakukan penanaman sorgum dari lahan yang telah di dilakukan bajak singkal dan rotari.

"Kementerian Pertanian mendukung penuh upaya-upaya yang dilakukan guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia, salah satunya dengan pengembangan pangan alternatif seperti sorgum," ujarnya ketika mendampingi Jokowi.


Baca juga artikel terkait KRISIS PANGAN GLOBAL atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Intan Umbari Prihatin

DarkLight