Info Gunung Merapi Hari ini 29 Juni 2022: 16 Kali Gempa Guguran

Penulis: Alexander Haryanto - 29 Jun 2022 18:22 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Gunung Merapi mengalami 16 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-11 mm dan lama gempa 12-104 detik.
tirto.id - Situasi Gunung Merapi hari ini, Rabu, 29 Juni 2022 berdasarkan periode pengamatan pukul 12.00-18.00 WIB mengalami 16 kali gempa guguran.

Sampai saat ini, sebagaimana dilaporkan laman resmi magma.esdm.go.id, status gunung api yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih dinyatakan Siaga Level III.

Apabila terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Aktivitas Gunung Merapi

Gunung Api Merapi terletak di Kab/Kota Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan posisi geografis di Latitude -7.542°LU, Longitude 110.442°BT dan memiliki ketinggian 2968 mdpl.

Pengamatan Visual

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 20-50 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah timur dan barat.

Klimatologi

Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah timur dan barat. Suhu udara sekitar 15-23°C. Kelembaban 52-93%. Tekanan udara 566-716 mmHg.

Pengamatan Kegempaan

16 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-11 mm dan lama gempa 12-104 detik.

Rekomendasi

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
4. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight