Gempa Bumi di Turki Tewaskan 28 Korban & Lebih dari 800 Luka-luka

Oleh: Abdul Hadi - 31 Oktober 2020
Dibaca Normal 1 menit
Berikut informasi gempa bumi Turki terbaru, 31 Oktober 2020, ada sekitar 28 orang yang meninggal dunia.
tirto.id - Gempa bumi yang melanda Turki pada Sabtu (31/10/2020) pukul 2.51 waktu setempat (11.51 am GMT) menelan 28 korban jiwa, sementara sekitar 831 sisanya luka-luka. Otoritas Bencana dan Darurat Turki (AFAD) menyatakan, terdapat 407 gempa susulan dalam semalam. Banyak bangunan tinggi dan apartemen runtuh, serta mengalami kerusakan berat.

Tim penyelamat segera bergerak membongkar puing-puing untuk mengeluarkan korban yang terperangkap reruntuhan bangunan. Lebih dari 100 warga Izmir, Turki diselamatkan dari reruntuhan akibat gempa besar tersebut.

Gempa bumi itu berasal dari wilayah sekitar 11 mil atau 17 km dari Provinsi Izmir dan delapan mil di utara Samos, dengan kedalaman sekitar 10 mil. European-Mediterranean Seismological Center mengatakan, gempa memiliki magnitudo awal 6,9. Sementara US Geological Survey menyatakan, magnitudo gempa adalah 7.0. Titik gempanya berada sekitar 20.8 mil atau 33,5 km dari Pantai Turki.

Lokasi Turki merupakan wilayah yang dilewati garis patahan mayor, menjadikannya salah satu negara yang paling rentan terkena gempa bumi. Pada 1999, lebih dari 17.000 korban jiwa melayang karena gempa dengan magnitudo 7.6 yang menghantam Kota Izmit, sementara pada 2011, lebih dari 500 orang juga meninggal di kota Van karena hantaman gempa.

Kali ini, Izmir adalah wilayah yang terdampak berat. Dilansir dari Aljazeera, setidaknya tujuh bangunan tinggi hancur, 10 sisanya mengalami kerusakan berat dan nyaris ambruk.


Gempa bumi juga menciptakan tsunami kecil yang meluapkan air laut di jalan-jalan kota Seferihisar, Turki dan kota Chios, serta Samos di Yunani, negara yang bersebelahan dengan Turki.

Otoritas pemerintah memperingatkan warganya agar menjauhi lokasi pantai untuk menghindari bencana susulan atau pun reruntuhan bangunan akibat gempa.

"Kami mengerahkan segenap kemampuan untuk mengevakuasi korban gempa bumi ini," ujar Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Dilansir dari The Guardian, sekitar 38 mobil ambulans, dua ambulans helikopter, dan 35 tim medis penyelamat turun menyisir lokasi gempa. Sementara itu, lebih dari 3000 personel dan tim bantuan dikirim dari seluruh Turki untuk menyelamatkan korban.


Selain melanda Kota Izmir, gempa juga mencapai wilayah Aegean dan Marmara, termasuk Istanbul, ibukota Turki, namun tidak ada kerusakan di tiga wilayah tersebut.

Selepas gempa, banyak orang tidak berani pulang ke rumah masing-masing. Banyak yang tidur di tenda AFAD dan sisanya yang tempat tinggalnya ambruk mencari perlindungan sementara di tempat ibadah setempat.


Baca juga artikel terkait GEMPA TURKI atau tulisan menarik lainnya Abdul Hadi
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Abdul Hadi
Penulis: Abdul Hadi
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight