DKI Gelar PTM 100% Meski PPKM Level 2 & Omicron Tembus 162 Kasus

Reporter: Alfian Putra Abdi, tirto.id - 4 Jan 2022 13:48 WIB
Dibaca Normal 1 menit
DKI Jakarta tetap menggelar PTM seratus persen kendati wilayah tersebut sudah naik ke PPKM level 2 dan ditemukannya 162 kasus Omicron.
tirto.id - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI mengatakan tetap menggelar pembelajaran tatap muka terbatas dengan kapasitas seratus persen meski saat ini statusnya naik ke PPKM Level 2 dan ditemukan 162 kasus COVID-19 varian Omicron.

"Iya [PTM 100%] untuk level 1 dan 2 masih dimungkinkan untuk menerapkan ajakan yang saat ini terjadi, kecuali level 3 dan 4," kata Humas Disdik DKI, Taga Radja kepada wartawan, Selasa (4/1/2022).

Saat ini pemerintah pusat telah menaikkan status PPKM di DKI Jakarta dari level 1 menjadi level 2 mulai 4 sampai 17 Januari 2022. Wakil Gubernur (Wagub) DKI juga mengatakan saat ini COVID-19 varian Omicron di Jakarta sudah mencapai 162 kasus.

Meski tetap diberlakukan di tengah kondisi tersebut, Disdik DKI tetap mempertimbangkan untuk mengkaji PTM terbatas seratus persen.

"Pertimbangan pasti penting cuma tidak serta merta stop PTM langsung berhentinya. Kan tidak begitu. Kita lihat sebarannya di beberapa wilayah," ucapnya.

Dari 162 kasus tersebut, dia mengatakan sampai saat ini belum ditemukan siswa yang terpapar COVID-19 varian Omicron.

"Kami ada posko, mudah mudahan tidak ada, itu warga jakarta yang terkonfirmasi Omicron," tuturnya.

Agar dapat mencegah penyebaran virus Corona, Raga menuturkan Disdik DKI terus mengumpulkan informasi dan data dilapangkan untuk memantau perkembangan PTM terbatas 100%.

Disdik pun telah menginstruksikan para kepala sekolah untuk memberikan laporan setiap kondisi perharinya mengenai PTM terbatas.

"Kondisi yang sakit atau tidak, yang hadir, atau tidak ke sistem gitu. Jadi bisa mendeteksi sedini mungkin. Jadi belum ada kebijakan mengkaji adanya PPKM level 2 ini, mba," pungkasnya.






Baca juga artikel terkait PEMBELAJARAN TATAP MUKA atau tulisan menarik lainnya Alfian Putra Abdi
(tirto.id - Pendidikan)

Reporter: Alfian Putra Abdi
Penulis: Alfian Putra Abdi
Editor: Restu Diantina Putri

DarkLight