tirto.id - Cristiano Ronaldo resmi mendapatkan sanksi skorsing pencegahan sementara (provisional suspension) dari Federasi Sepak Bola Portugal, FPF. Dalam pernyataan resmi pada Sabtu (10/10/2026), FPF membuka prosedur disiplin terkait aksi Ronaldo yang meninggalkan pemusatan latihan Selecao das Quinas saat Portugal tampil di ajang UEFA Nations League.
Keputusan Cristiano Ronaldo yang pergi dari kamp latihan Timnas Portugal bermula dari sengketa dengan Jorge Jesus, pelatih Selecao das Quinas. Awalnya, sang kapten diminta oleh Jesus untuk tampil hanya dalam 2 laga dari 4 partai yang dijalani Portugal di UNL September-Oktober 2026. Rencananya, CR7 hanya berlaga di partai kontra Wales (25 September 2026) dan Norwegia (5 Oktober) yang semuanya dimainkan di Portugal.
Jorge Jesus meminta Ronaldo tetap tinggal di Portugal. Namun, CR7 menolak. Dalam versinya, ia tidak ingin diistimewakan dan tetap ikut dalam rombongan untuk laga tandang versus Norwegia (28 September).
Menurut Ronaldo, Jesus mengubah rencana. Sang pelatih berencana memasukkan Ronaldo dalam 30 menit terakhir di laga Norwegia kontra Portugal. Namun, hal itu tidak terjadi. Ronaldo hanya diminta pemanasan, tanpa dimainkan sama sekali. Merasa tidak dihormati, bintang Al Nassr itu langsung masuk ke ruang ganti tanpa menyapa suporter.
Upaya mediasi sempat dilakukan bersama Direktur Olahraga Al-Nassr. Dalam pertemuan tersebut, Jesus berjanji akan mengklarifikasi kepada media bahwa kejadian di Norwegia adalah kesalahan rotasinya. Namun saat konferensi pers jelang laga melawan Denmark, Jesus justru menegaskan bahwa reputasi lima Ballon d'Or milik Ronaldo tidak akan memengaruhi keputusan taktikalnya dan performa tetap menjadi penentu utama.
Merasa dikhianati oleh pernyataan sang pelatih, Ronaldo memutuskan pergi dari pemusatan latihan dan terbang kembali ke Arab Saudi. Tanpa kehadiran sang top skor Selecao sepanjang masa, Portugal tetap berhasil mengamankan tiket ke perempat final UNL.
Pada 7 Oktober 2026, Ronaldo akhirnya merilis surat terbuka sepanjang lebih dari 1.300 kata. Ia mengungkapkan kekecewaannya atas pengkhianatan Jesus yang disebutnya sudah dilakukan 2 kali. CR7 juga sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan rekan setim atas aksi walkoutnya.
Selain menyatakan siap menerima sanksi disiplin dari FPF, sang bintang menegaskan komitmennya untuk kembali membela Timnas Portugal setelah masa skorsingnya selesai, jika Portugal akhirnya benar-benar memberikan sanksi. Menanggapi surat panjang tersebut, Jorge Jesus merespon secara diplomatis dengan memilih fokus bekerja untuk tim nasional tanpa ingin memperpanjang polemik.
Kini, 3 hari setelah surat Ronaldo tersebut, FPF secara resmi membuka pengusutan disiplin mereka terhadap Cristiano Ronaldo. Apa sanksi yang diberikan untuk sang legenda Portugal?
Isi Pernyataan Resmi Portugal Soal Sanksi buat Cristiano Ronaldo
Mengutip A Bola, Komite Disiplin FPF sudah membuka prosedur disiplin terhadap Cristiano Ronaldo, menyusul tindakannya meninggalkan kamp latihan Timnas Portugal. Sang legenda saat ini secara resmi berada dalam status skorsing pencegahan.
Pernyataan FPF selengkapnya berbunyi sebagai berikut.
"Pembukaan prosedur disiplin terhadap Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro, berdasarkan keputusan Seksi Non-Profesional tertanggal 9 Oktober 2026, bertujuan untuk menyelidiki kemungkinan relevansi disiplin dari fakta-fakta yang dilaporkan pada tanggal 7 Oktober 2026. Tanpa mengurangi skorsing pencegahan otomatis yang telah dijalani sang pemain hingga tanggal pembukaan prosedur ini, telah ditetapkan skorsing pencegahan non-otomatis terhadap yang bersangkutan, dan proses ini diberi sifat mendesak . Berkas kasus telah dikirimkan pada tanggal 10 Oktober 2026 ke Komisi Investigasi Disiplin FPF, dan prosesnya tertutup untuk publik hingga tahap investigasi selesai."
Dari pernyataan resmi tersebut, terungkap bahwa Cristiano Ronaldo sudah menjalani skorsing otomatis yang berlaku sejak kejadian pada 7 Oktober 2026 ketika ia merilis surat pernyataan resmi melalui akun IG pribadinya. Selain skorsing tersebut, FPF menetapkan non-automatic preventive suspension bagi Ronaldo. Sang pemain dilarang untuk beraktivitas bersama Timnas Portugal hingga keputusan akhir dijatuhkan.
Catatan penting lain, kasus disiplin Ronaldo ini oleh FPF ini diberi status mendesak agar pemeriksaan selesai dalam waktu singkat dan keputusannya segera ditetapkan. Namun, publik hanya akan mendapatkan informasi tambahan ketika tahap investigasi sudah tuntas.
Sepanjang kariernya bersama Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo sudah mencetak 146 gol dari 234 pertandingan. Sang bintang adalah pencetak gol internasional terbanyak sepanjang masa. CR7 turut pula berandil dalam 3 gelar Selecao das Quinas, yaitu EURO 2016, juga UEFA Nations League 2019 dan 2025.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id


































