COVID-19 10 April: Kasus Bertambah 4.723, Total Vaksinasi 9,9 Juta

Oleh: Rio Apinino - 10 April 2021
Dibaca Normal 1 menit
Berikut perkembangan terbaru kasus COVID-19 dan vaksinasi di Indonesia per 10 April.
tirto.id - Total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia pada 10 April 2021 mencapai 1.572.868, dengan penambahan harian hingga pukul 12 siang sebanyak 4.723, berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 yang diterima reporter Tirto. Dari jumlah tersebut, kasus yang aktif atau masih dalam perawatan sebanyak 111.137 atau setara 7,1 persen dari total kasus.

Penambahan kasus terbanyak berasal dari Jawa Barat, yaitu sebanyak 997. Di bawah Jabar ada DKI Jakarta yang menyumbang 977 kasus. Hanya dua provinsi itu yang mencatatkan kasus harian baru di angka 900an, provinsi lain 200an atau di bawahnya. Di Jawa Tengah, misalnya, terdapat 280 kasus baru, sementara Jawa Timur 277.

Ada tujuh provinsi yang penambahan kasusnya tak lebih dari 10; tak ada provinsi yang tak menambahkan kasus sama sekali.

Total penambahan kasus harian berasal dari tes yang dilakukan terhadap 43.707 orang, baik menggunakan RT-PCR, TCM, atau antigen. Dengan demikian positivity rate orang--persentase yang dites dengan yang memperoleh hasil positif--mencapai 10,81 persen, lebih tinggi dari standar WHO 5 persen.

Kasus sembuh per hari ini mencapai 288, berkat penambahan harian sebanyak 3.629. Kesembuhan terbanyak dicatatkan DKI dengan angka 826, lalu Jabar 477.

Sementara kasus meninggal bertambah 95 sehingga totalnya menjadi 42.443. Kasus meninggal terbanyak terjadi di Jawa Timur, 28. Hanya Jatim yang angka kematiannya puluhan. Jabar, DKI, dan Yogyakarta paling mendekati, 7 kasus.

Terkait program vaksinasi, Satgas melaporkan bahwa sejauh ini terdapat penambahan 171.155 penerima vaksinasi pertama sehingga total menjadi 9.955.433. Lalu penambahan vaksinasi tahap kedua sebanyak 107.293 sehingga totalnya 524.

Penambahan harian masih jauh dari target, yaitu 1 juta per hari. Pemerintah memang menyatakan menyesuaikan kecepatan vaksinasi karena persoalan distribusi. Sejumlah negara produsen menahan pengiriman karena kasus COVID-19 di dalam negeri mereka melonjak.


Baca juga artikel terkait UPDATE CORONA atau tulisan menarik lainnya Rio Apinino
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Rio Apinino

DarkLight