Restu Diantina Putri

Restu Diantina Putri seorang jurnalis dengan pengalaman 10 tahun. Restu berdidikasi di bidang jurnalistik untuk menghasilkan laporan berita yang menarik dan berdampak yang memberikan informasi, mendidik, dan menginspirasi masyarakat. Ia menggunakan data, penelitian, dan teknik bercerita untuk membuat laporan yang mendalam dan artikel berita yang meliput berbagai topik, seperti isu sosial, lingkungan hidup, politik, perempuan & anak, penegakan hukum dan hak asasi manusia.

Beberapa topik yang pernah ia bahas seperti prediksi tenggelamnya Jakarta dalam 20 tahun mendatang akibat kenaikan permukaan air laut dan mengenai efektivitas pembangunan Giant Sea Wall di pesisir Jakarta. Ia juga menulis tentang ancaman perang air di Indonesia jika masalah kelangkaan air bersih tidak kunjung terselesaikan. Pada Mei 2019, ia menulis serial laporan tentang Pembangkit Listrik Tenaga Air Batang Toru yang mengancam populasi Orangutan di Sumatera. Restu juga pernah menulis tentang Gerbang Jiwasraya, skandal asuransi terbesar di Indonesia.   Restu bergabung dengan Tirto.id sejak tahun 2017 sebagai reporter laporan mendalam. Saat ini, sebagai editor liputan mendalam dan pembawa acara podcast For Your Pemilu.   Di sela-sela pekerjaan sehari-hari sebagai editor, Restu sering menjadi pembicara di beberapa lokakarya dan seminar jurnalisme, misalnya tentang infodemik COVID-19 di Indonesia untuk Australian National University pada November 2020 dan menerbitkan beberapa naskah untuk Stratosphere Consulting Singapura. Ia juga belajar secara mandiri tentang jurnalisme data. Ia terlibat dalam Hackathon Data Lingkungan yang diselenggarakan oleh Indonesia Data Journalism Network (IDJN) pada Juli 2020.

Indeks Tulisan

Sosial Budaya
Minggu, 7 Jan 2018

Melihat Kampung Apung, Menyaksikan Jakarta Tenggelam Perlahan

Setiap tahun permukaan tanah Jakarta terus turun dan kawasan utaranya terancam tenggelam pada 2050.
Kamis, 21 Des 2017

"Selain Kesehatan Fisik, Pengungsi Rohingya Harus Melawan Depresi"

"Kami dengar cerita ... orang-orang Rohingya di Rakhine dibunuh, ditembaki, dibakar rumah-rumahnya, dipukuli hingga tewas termasuk anak-anak."
Politik
Selasa, 19 Des 2017

Pembantaian Sistematis terhadap Muslim Rohingya

6.700 pengungsi Rohingya tewas hanya dalam kurun sebulan sejak serangan pemerintah Myanmar sebagai “operasi pembersihan” pada Agustus 2017.
Jumat, 15 Des 2017

Pernikahan Anak Bikin Melarat

Setiap tahunnya, sebanyak 340 ribu anak Indonesia harus menikah di usia muda.
Jumat, 15 Des 2017

"Perkawinan Anak adalah Pintu Eksploitasi"

Kasus-kasus perdagangan manusia, serta eksploitasi lain terhadap perempuan, bermula dari (pemaksaan) perkawinan anak.
Umum
Jumat, 15 Des 2017

Upaya Menekan Angka Perkawinan Anak: Belajar dari NTB

Di NTB, masyarakat mengadopsi hukum lokal demi menekan angka "merariq". Inisiatif serupa pun berkembang di Cianjur dan Gunungkidul.
Sosial Budaya
Kamis, 14 Des 2017

Mari Bertemu dengan Rasminah yang Menikah sejak Usia 13 Tahun

Potret perkawinan anak: usia anak dilebih-lebihkan; 46 persen dari perkawinan di Indonesia terjadi di bawah umur.
Sosial Budaya
Kamis, 14 Des 2017

Dalih 'Menghindari Zina': Perkawinan Anak Malah Bikin Melarat

Bukan meringankan ekonomi keluarga, anak perempuan yang (dipaksa) menikah sebelum usia dewasa rentan mengalami KDRT dan terpaksa bekerja tanpa keterampilan.
Hukum
Jumat, 24 Nov 2017

RUU PKS: Dijinakkan Pemerintah, Lamban di DPR

Menjadi agenda DPR sejak 2016, hukum yang mampu melindungi korban perkosaan tak kunjung rampung. Rumusan pentingnya disunat oleh pemerintah.
Sosial Budaya
Jumat, 24 Nov 2017

Kisah Korban Perkosaan yang Tak akan Diindahkan Polisi

Tiga penyintas perkosaan menuturkan peristiwa kejahatan yang dialaminya kepada kami.