Andika Yudhistira Pratama

Indeks Tulisan

Politik
Sabtu, 15 Apr 2023

Askar Perang Sabil dalam Revolusi Kemerdekaan di Yogyakarta

Sejumlah ulama Muhammadiyah di Yogyakarta membentuk laskar perjuangan yang terlibat dalam Agresi Militer Belanda II dan Serangan Umum 1 Maret.
Sosial Budaya
Kamis, 30 Mar 2023

Yang Gugur & Bertahan: Secuplik Kisah Majalah Islam di Indonesia

Sejumlah majalah bermunculan mengiringi dakwah Islam di Indonesia. Sebagian bertumbangan, sebagian lagi bertahan hingga sekarang.
Sosial Budaya
Sabtu, 25 Mar 2023

Laskar Hizbullah dan Sabilillah di Masa Revolusi Kemerdekaan

Laskar Hisbullah dan Sabilillah lahir di bawah panji Masyumi. Terpecah di masa Revolusi dan sebagian terserap ke DI/TII.
Politik
Selasa, 14 Mar 2023

Laskar Pesindo dalam Pasang Surut Revolusi

Sempat menjadi salah satu laskar perjuangan dengan anggota paling banyak, Pesindo berakhir tragis: kalah dalam Madiun Affair 1948 dan gempa politik 1965.
Politik
Sabtu, 4 Mar 2023

Tan Malaka dan Romusa di Tambang Batu bara Bayah

Tan Malaka sempat bekerja di Bayah pada masa pendudukan Jepang. Empat tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan, ia dieksekusi di Selopanggung, Kediri.
Politik
Sabtu, 25 Feb 2023

Pasukan Hantu Maut dalam Masa Perang Gerilya di Yogyakarta

Pasukan Hantu Maut dibentuk dari gabungan beberapa laskar. Mereka turut serta melawan Belanda selama Agresi Militer, termasuk saat Serangan Umum 1 Maret.
Politik
Senin, 13 Feb 2023

Gatot Mangkupraja dan Pembentukan Tentara Pembela Tanah Air

PETA dibentuk untuk membantu Jepang dalam menangkal serbuan Sekutu di penghujung Perang Dunia II.
Politik
Minggu, 29 Jan 2023

Aksi Pelarian PKI Madiun di Kabupaten Gunungkidul

Setelah terdesak di Madiun, PKI/FDR mundur salah satunya ke Gunungkidul. Tapi di sana pun mereka terhimpit sampai akhirnya selesai.
Politik
Jumat, 27 Jan 2023

Barisan Banteng dalam Kemelut Revolusi

Kisah salah satu laskar perjuangan yang mewarnai kemelut revolusi Indonesia.
Politik
Jumat, 20 Jan 2023

Dendam Rakyat kepada Para Priyayi dan Pangreh Praja

Revolusi sosial pasca Proklamasi Kemerdekaan di Keresidenan Pekalongan menghantam para priyayi dan prangreh praja yang kerap menyengsarakan rakyat.