Indeks Tulisan
Tito Janji Bentuk Tim Antikorupsi di Polri
Uji kelayakan dan kepatutan Komjen Pol. Tito Karnavian di Komisi III DPR RI berjalan lancar. Tito yang hadir ditemani beberapa petinggi Polri itu mampu menjawab dengan tenang pertanyaan-pertanyaan yang datang dari para anggota Komisi III.
Plin Plan TKDN Merugikan
Pasar smartphone Indonesia diincar oleh hampir semua pabrikan telekomunikasi dunia. BlackBerry pernah merasakan lezatnya pasar negeri, sementara pemerintah hanya bisa menelan liur. Pada 2015, pemerintah Indonesia bebenah. Muncul aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) guna 'memaksa' vendor membangun pabriknya di Indonesia.
Perlawanan "Singa" Penguasa Angkasa
Lion Air melaporkan Dirjen Perhubungan Udara ke Bareskrim Mabes Polri atas sanksi yang mereka terima. Padahal, kebijakan publik harusnya diselesaikan melalui jalur PTUN. Laporan tersebut mengukuhkan persepsi bahwa Lion Air memiliki “modal” kuat sehingga berani melakukan perlawanan terhadap pemegang otoritas penerbangan sipil.
Pemerintah Pertimbangkan Kemungkinan Bergabung Dalam FCTC
Indonesia tengah mempertimbangkan untuk bergabung dalam Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) untuk menekan laju perokok. Pemerintah mengatakan masih berpikir panjang mengingat kompleksnya dampak yang kemungkinan dapat ditimbulkan dengan bergabungnya Indonesia dalam FCTC tersebut.

Jokowi: Percepat Pengusulan KEK Sorong!
Presiden Jokowi mendesak percepatan Sorong, Papua, menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Ia juga menginstruksikan jajarannya untuk menyinergikan pembangunan Papua agar terkoneksi dengan kawasan ekonomi dan pusat pertumbuhan ekonomi di tanah Papua dan Papua Barat.

Menutup Lokalisasi, Memenangi Pilkada
Gubernur Basuki Tjahaja Purnama menutup lokalisasi Kalijodo. Mencontek Wali Kota Risma yang memenangkan Pilwakot Surabaya setelah menutup Gang Dolly?

Sejarah Gelap Pelarangan Alkohol
Larangan peredaran minuman beralkohol tak selalu menyelesaikan persoalan. Korban-korban justru berjatuhan karena maraknya peredaran minuman alkohol ilegal.

"Ahok Mengambil Simpati Kelompok Fanatik"
Langkah Ahok membereskan lokalisasi dinilai hanya mencoba mengambil simpati warga, menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017. salah satu upaya dari ahok merevitalisasi kali ciliwung adalah merelokasi kalijodo dan dari itu banyak simpati warga jakarta kepada ahok yang diniliai tegas dalam menjalankan tugasnya sebagai gubernur DKI Jakarata, dan peluang untuk mempertahankan kursi DKI 1 pun terbuka lebar baginya walaupun maju sebagai calon independent ahok yakin mampu

Loncatan-Loncatan Politik Ahok
Tiga kali Ahok melepaskan posisi politik dan amanah yang sedang diemban. Beberapa partai politik dijadikan kendaraan. Ahok bukan pendatang baru di dunia politik sebelum menjadi DKI 1 ia pernah menjadi anggota DPR , bupati belitung timur dan anggota DPRD belitung timur , ia disebut kutu loncat karena sudah beberapa kali pindah partai diantaranya PIB , Golkar dan gerindra Kelihaian Ahok pindah-pindah partai mendapat kritikan tajam dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

Di Atas Angin, di Tengah Banyaknya Pesaing
Calon-calon Gubernur DKI Jakarta 2017 terus bermunculan. Sebagai incumbent, Ahok masih di atas angin. walaupun banyak nama nama hebat seperti Ridwan Kamil dan Tri Risma Harini namun beberapa survey independent menyebutkan ahok teteap teratas dalam bursa calon gubernur DKI Jakarta dan nama yang sudah pasti menjadi lawan ahok seperti Sandiaga Uno atau pun Yusril masih jauh elektabilitasnya di bawah ahok namun ahok belum aman
Masuk tirto.id




