Anies Tegaskan DKI Tak Pernah Rencanakan Lockdown Akhir Pekan

Reporter: Riyan Setiawan - 5 Feb 2021 18:25 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Saat ini Pemprov DKI masih menjalankan skema PSBB seperti arahan PPKM dari Pemerintah Pusat yang rencananya akan diperpanjang.
tirto.id - Gubernur DKI Jakarta menegaskan tak pernah merencanakan karantina atau lockdown akhir pekan di ibu kota. Pernyataan tersebut menanggapi atas isu yang terkait rencana penerapan karantina (lockdown) pada akhir pekan di DKI Jakarta.

“DKI Jakarta tidak menerapkan kebijakan lockdown akhir pekan. Itu adalah wacana yang berkembang di masyarakat dan media, tapi kami tidak dalam mempertimbangkan, apalagi mengingat bahwa akan ada kuncian di akhir pekan,” kata Gubernur Anies melalui konferensi pers secara daring, Jumat (5/2/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menuturkan saat ini Pemprov DKI masih menjalankan skema Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti arahan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Pemerintah Pusat yang rencananya akan kembali diperpanjang.

“Pembatasan kegiatan dan segala protokol kesehatan yang ada di dalamnya haruslah kita dijalankan bersama setiap saat, bukan hanya di akhir pekan, dan bukan hanya di malam hari. Virusnya menyebar terus tanpa mengenal waktu," ucapnya.

Tak lupa, Anies terus mengimbau kepada masyarakat DKI untuk menjaga 3M: memakai masker, terus menjaga jarak, dan sering mencuci tangan dengan sabun, serta atas kesadaran itu sendiri berdiam di rumah saja bila tidak ada keperluan esensial.

Sementara itu, Pemerintah akan terus bekerja keras untuk meningkatkan 3T, yaitu kapasitas testing, kapasitas tracing, dan kapasitas faskes (treatment) untuk perawatan.

Gubernur Anies juga menyatakan bahwa berkaca pada kasus lonjakan sebelumnya, di mana setiap selesai akhir pekan panjang, kasus selalu naik dalam waktu 1-2 minggu sesudahnya. Terlebih, pada Minggu depan akan memasuki akhir pekan panjang Anugerah Imlek.

“Saya imbau, kita semua jangan pergi ke luar kota, tahan diri untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian, dan sebisanya di rumah saja bila tidak ada keperluan esensial. Ini penting untuk menjaga agar kasus tidak terus meningkat. Mari jaga terus diri dan lingkungan kita dengan menegakkan 3M," pungkasnya.



Baca juga artikel terkait KARANTINA WILAYAH DKI JAKARTA atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Restu Diantina Putri

DarkLight