Pandemi COVID-19

Update Corona RI 21 November 2022: Positif 4.306, Meninggal 43

Reporter: Farid Nurhakim, tirto.id - 21 Nov 2022 21:23 WIB
Provinsi dengan penambahan kasus tertinggi hari ini, yaitu: DKI 1.789 pasien, Jabar (829), Banten (487), Jatim (358), dan Jateng (223).
tirto.id - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengumumkan penambahan kasus baru sebanyak 4.306 pada Senin (21/11/2022). Jumlah ini lebih sedikit dari hari sebelumnya yaitu 5.172. Sehingga total pasien terkonfirmasi COVID-19 sejak 2 Maret 2020 hingga saat ini secara kumulatif menjadi 6.612.673.

Per hari ini, kasus aktif mengalami penurunan sebanyak 2.592 pasien. Sedangkan pada hari sebelumnya mengalami kenaikan kasus aktif sebanyak 549. Sementara secara kumulatif kasus aktif hari ini sebanyak 59.587 pasien.

Kasus kematian akibat COVID-19 bertambah 43 per 21 November 2022. Jumlah penambahan ini lebih banyak dari hari sebelumnya yaitu 31. Secara kumulatif total kematian akibat COVID-19 sebanyak 159.422.


Sementara angka kesembuhan hari ini bertambah 6.855 pasien. Sehingga total kumulatif kesembuhan sebanyak 6.393.664.

Jumlah spesimen yang diperiksa per hari ini sebanyak 69.909. Spesimen tersebut terdiri atas RT-PCR: 14.930, TCM: 68, dan Antigen: 54.911.

Adapun laporan provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi ada di DKI Jakarta, yaitu 1.789. Diikuti Jawa Barat 829 pasien, Banten 487 orang, Jawa Timur 358, dan Jawa Tengah 223.

Sementara itu, penambahan vaksinasi dosis pertama hari ini sebanyak 5.424, sehingga total kumulatif sebanyak 205.318.844. Penambahan vaksinasi dosis kedua sebanyak 7.753, sehingga total kumulatif sebanyak 172.247.755.

Penambahan vaksinasi dosis ketiga sebanyak 21.692, sehingga total kumulatif sebanyak 66.158.381. Penambahan vaksinasi dosis keempat sebanyak 533, sehingga total kumulatif sebanyak 726.906. Pemerintah menargetkan sasaran vaksinasi COVID-19 sebanyak 234.666.020.



Baca juga artikel terkait UPDATE CORONA INDONESIA atau tulisan menarik lainnya Farid Nurhakim
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Farid Nurhakim
Penulis: Farid Nurhakim
Editor: Abdul Aziz

DarkLight