tirto.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-81 pada 28 September 2026 mendatang. Apa tema yang diusung dalam perayaan kali ini beserta maknanya?
Perayaan HUT KAI atau Hari Kereta Api Indonesia tiap tanggal 28 September sekaligus merupakan pengingat akan peristiwa pengambilalihan perusahaan kereta api dari tangan Jepang. Peristiwa ini dilakukan oleh para pekerja kereta api Indonesia pada 28 September 1945.
Setiap tanggal 28 September, masyarakat Indonesia memperingati HUT KAI dengan berbagai kegiatan. Tak hanya itu, PT KAI juga biasanya menggelar berbagai acara dan kegiatan di beberapa wilayah di Indonesia dalam peringatan ini.
Tema HUT KAI 2026, Apa Maknanya?
PT KAI telah merilis logo HUT ke-81 KAI tahun 2026. Di logo tersebut, terdapat pula slogan yang menyertainya. Slogan berbunyi “Semakin Melayani”, menjadi tema besar HUT KAI 2026 selain tema-tema yang mengiringi setiap kegiatan perayaan.
Melalui tema tersebut, masyarakat Indonesia juga diingatkan kembali pada jejak sejarah pengelolaan perkeretaapian di Indonesia. Perusahaan kereta api swasta, Semarang-Cheribon Stroomtram Maatschappij (SCS) yang berdiri pada masa Hindia-Belanda, membangun jaringan yang menghubungkan kawasan pesisir utara Jawa (Semarang–Cirebon).
Melansir laman KAI (16/9/2026), jalur SCS berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat beserta aktivitas ekonomi pada saat itu. Adanya jaringan kereta api mendukung mobilitas penduduk.
Hal tersebut juga mendukung distribusi berbagai komoditas dari wilayah produksi menuju pusat perdagangan di sepanjang pesisir utara Jawa. Masyarakat saling terhubung dan mudah untuk mengakses berbagai komoditas.
Jalur-jalur yang dilewati kereta api di kawasan pesisir utara Jawa memiliki berbagai karakter ekonomi dan budaya masing-masing. Semarang berkembang sebagai kota perdagangan dan pelabuhan yang memiliki kaitan erat dengan aktivitas ekonomi Jawa Tengah.
Kemudian, Pekalongan berkembang sebagai kawasan perdagangan dan industri batik. Sementara itu, Tegal berperan sebagai kota perdagangan dan industri. Adapun Cirebon berkembang sebagai kota pesisir yang berperan dalam perdagangan dan pertukaran budaya.
Aktivitas industri, perdagangan, hingga kebudayaan dihubungkan melalui kereta api. Perekonomian dan kehidupan masyarakat Indonesia meningkat dengan adanya moda transportasi ini.
Hal itulah yang selaras dengan tema besar HUT ke-81 KAI, yakni “Semakin Melayani”. Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai perusahaan kereta api terus menghubungkan masyarakat dalam berbagai aktivitasnya.
Acara dan Kegiatan HUT ke-81 KAI 2026
PT KAI melalui KAI Daop 6 Yogyakarta menggelar KAI Mini Fair di Stasiun Tugu (Yogyakarta) pada 21-22 September 2026 pukul 10.00–19.30 WIB. Kegiatan ini akan berlangsung di Pintu Selatan Stasiun Yogyakarta.
Berbagai kegiatan turut memeriahkan acara dengan tema “Serunya Perjalanan, Meriahnya Kebersamaan” ini. Di antaranya, yakni live music, tari tradisional, Gimmick Quiz dan Talk Show, bazar dan UMKM, cek kesehatan gratis, perpustakaan keliling, donor darah, hingga diskon tiket.
Tak hanya acara, PT KAI juga menyiapkan kehadiran Nusantara Explorer dalam rangka menyambut HUT KAI. Kereta ini merupakan kereta wisata yang ditujukan untuk mendukung pengembangan pariwisata Indonesia.
Nusantara Explorer dikembangkan oleh insan KAI melalui Balai Yasa Surabaya Gubeng dengan menghadirkan desain interior dan fasilitas yang mengangkat karakter Indonesia.
“Kereta ini kita kombinasikan antara keindahan alam Indonesia yang dilalui jalur kereta api dengan local hospitality, local wisdom, serta kebudayaan Indonesia. Maka, kami desain kereta ini untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang berbeda bagi pelanggan,” jelas Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, dikutip dari Antara Kalsel (20/9/2026).
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id





































