Sinopsis Indiana Jones and the Last Crusade di Trans TV 24 Juli

Oleh: Ilham Choirul Anwar - 24 Juli 2021
Dibaca Normal 1 menit
Nonton Indiana Jones and the Last Crusade tentang masa kecil dari Henry Indiana Jones yang berusia 13 tahun.
tirto.id - Petualangan Indiana Jones kembali meramaikan sinema layar kaca Bioskop Trans TV malam ini, Sabtu 24 Juli 2021, melalui judul Indiana Jones and the Last Crusade. Film yang dirilis 2 Mei 1989 ini akan tayang pada pukul 19.00 WIB.

Indiana Jones and the Last Crusade digarap oleh sutradara Steven Spielberg dengan alur cerita yang ditulis Jeffrey Boam.

Para pemain yang terlibat di antaranya Harrison Ford, Denholm Elliot, Aliso Doody, John Rhys-Davies, Julian Glover, dan Sean Connery.

Film ini cukup berjaya dengan kemampuannya mengemas pendapatan dari penayangan di seluruh dunia mencapai lebih dari 474 juta dolar AS.

Sementara itu, rating Indiana Jones and the Last Crusade sangat tinggi di situs IMDb yang bercokol pada skor 8,2 dari 10.

Situs Rotten Tomatoes juga menempatkannya pada skor 88 persen dan skor 94 persen dari penilaian penonton.

Indiana Jones and the Last Crusade adalah film berdurasi 126 menit yang diproduksi Lucasfilm Ltd. Sementara itu sebagai distributornya diserahkan pada Paramount Picture.

Sinopsis Indiana Jones and the Last Crusade

Dalam film Indiana Jones and the Last Crusade dikisahkan mengenai masa kecil dari Henry Indiana Jones yang berusia 13 tahun.

Suatu hari di tahun 1912, Jone dan temannya mengunjungi Taman Nasional Arches, Utah. Keduanya menemukan sebuah goa di sana, lalu memasukinya.

Tanpa sengaja Jones melihat beberapa perampok melakukan perampokan salib emas yang berada di sebuah kuburan. Melihat itu, Jones mengambil salib dari tangan perampok. Dirinya berkeinginan membawa barang curian ini ke museum.

Jones segera melarikan diri dari perampok. Sayangnya, setelah itu dia didatangi Sherif setempat dan para perampok. Sehrif meminta salib emas yang dibawa Jones.

Jones merelakan salib tersebut. Lalu, salib diberikan pada seseorang bertopi "panama" dengan penampilan misterius. Pria ini diketahui sebagai pemimpin perampokan.

Pria tersebut justru memuji aksi Jones yang mampu mencuri barang curian komplotannya. Jones dihadiahkan sebuah topi.

Jones lalu beranjak dewasa. Di tahun 1938, dirinya terlibat masalah lagi dengan pria misterius. Jones kembali mengambil salib emas, lalu menyerahkannya pada Museum Marcus Brody.

Suau hari Jones mendapatkan kabar mengenai ayahnya, Henry Jones, melalui informan Walter Donovan.

Walter mengabarkan jika Henry sedang melanglang mencari Piala Suci, namun mendadak Henry tidak ada kabarnya.

Walter lalu meminta Jones untuk melanjutkan misi Henry mencari Piala Suci. Jones menyanggupi dan mulai melacak keberadaan terakhir ayahnya. Dari buku harian Henry, Jones menemukan petunjuk jika ayahnya mendatangi daerah Venesia.

Jones terbang menuju Venesia dan menemui Elsa Schneider, teman ayahnya. Mereka lalu ke perpustakaan tempat terakhir Henry beraktivitas.

Di situ ternyata terdapat katakomba atau ruang bawah tanah berisi makam peninggalan Ksatria Perang Salib Pertama.

Lalu, ruangan makam juga terdapat prasasti yang berisi petunjuk menuju lokasi Piala Suci. Petunjuk pun mulai tampak terang.

Namun, mendadak ruangan itu didatangi pasukan Persaudaraan Pedang Salib. Mereka membakar ruangan yang membuat Jones dan Elsa lari keluar. Pasukan ini diketahui menjadi pelindung Piala Suci.

Salah satu pasukan lalu dicegah lari oleh Jones. Jones lalu menceritakan niatnya masuk ke ruang makam bahwa dirinya ingin mencari sang ayah. Orang tersebut lantas memahami maksud Jones dan memberitahukan keberadaan ayah Jones.

Jones lalu pergi menuju lokasi. Namun, tidak mudah baginya untuk menemukan ayahnya. Akankah Jones berhasil membawa kembali sang ayah?


Baca juga artikel terkait BIOSKOP TRANS TV atau tulisan menarik lainnya Ilham Choirul Anwar
(tirto.id - Film)

Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Yandri Daniel Damaledo
DarkLight