Sejauh Mana Rokok Berpotensi Menyebabkan TBC?

Oleh: Adrian Samudro - 20 Maret 2019
Dibaca Normal 1 menit
TBC dibedakan menjadi dua yaitu TBC laten dan TBC aktif
tirto.id - Sejauh ini banyak yang beranggapan merokok dapat menyebabkan TBC. Namun, dikatakan oleh Direktur Kesehatan Ditjen Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan, dr. Arie Zakaria, SpOT, perilaku merokok tidak memiliki hubungan dengan TBC jika para perokok tidak memiliki Mycobacterium tuberculosis di tubuhnya.

Lalu, sejauh mana rokok dapat berpotensi menyebabkan TBC?

Melansir dari Mayo Clinic, TBC sendiri dibedakan menjadi dua yaitu TBC laten dan TBC aktif, yang mana TBC laten merupakan kondisi tubuh sudah mengidap bakteri Mycobacterium tuberculosis namun dalam keadaan tidak aktif, tidak menimbulkan gejala, dan tidak menular.

TBC laten ini bisa berubah menjadi TBC aktif, yaitu kondisi yang membuat penyakit ini bisa menular dan membuat seseorang menjadi sakit dengan gejala seperti batuk lebih dari tiga minggu atau lebih, nyeri dada, penurunan berat badan, kelelahan, demam, panas dingin hingga batuk berdarah.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan NCBI, merokok dapat menjadi salah satu faktor berkembangnya penyakit seperti, kanker paru-paru, penyakit paru kronis dan infeksi pernapasan, terutama TBC.

Hal itu juga berkaitan dengan faktor berisiko lainnya, seperti merokok selama lebih dari 10 tahun, riwayat TBC dan merokok dalam keluarga, dan penggunaan obat non-parenteral dibandingkan melakukan pengecekan kesehatan pada pasien TBC.

Dikatakan juga dalam jurnal tersebut, lingkungan yang tidak sehat dapat memicu penyebaran TBC yang lebih luas terutama dari pasien TBC yang merokok.

Penelitian di Korea Selatan pada tahun 1992 hingga 2006 juga menunjukkan bahwa merokok dapat meningkatkan pengidap TBC dan kematian pada pasien TBC. Risiko ini disesuaikan dengan penelitian di Mumbai, India, mengenai kematian akibat TBC di kalangan perokok lebih tinggi daripada yang tidak pernah merokok.

Penelitian yang dikutip dari WHO pun mengatakan, merokok dapat memperburuk pengobatan pasien TBC 70 persen lebih besar dibandingkan dengan pasien yang tidak merokok.

Dari penelitian tersebut juga diperoleh data yang menyebutkan terdapat lebih dari 50 persen pasien TBC yang merupakan perokok, hal ini mungkin disebabkan karena merokok menyebabkan gejala yang sama dengan TBC seperti batuk. Maka sering kali terjadi keterlambatan diagnosis TBC di kalangan perokok dibanding yang tidak merokok.


Baca juga artikel terkait TBC atau tulisan menarik lainnya Adrian Samudro
(tirto.id - Kesehatan)


Penulis: Adrian Samudro
Editor: Yulaika Ramadhani