Kronik

Sejarah Hidup Emil Dardak: Wakil Gubernur Jawa Timur Termuda

Oleh: Iswara N Raditya - 14 Februari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Dalam sejarah hidupnya sebelum menjadi Wagub Jatim termuda, Emil Dardak sudah mengukir jejak mengagumkan sejak usia remaja.
tirto.id - Emil Dardak telah dilantik sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur bersama Khofifah Indar Parawansa selaku gubernur terpilih. Suami Arumi Bachsin ini cukup cemerlang sejak usia belia sebelum akhirnya terjun ke politik sebagai Bupati Trenggalek. Kini, Emil menjadi Wagub Jatim termuda dalam sejarah.

Dalam Pilgub Jatim 2018 lalu, Khofifah dan Emil mendapat suara terbanyak dengan perolehan 10.465.218 suara atau 53,55 persen, mengalahkan pasangan Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Sukarno yang meraih 9.076.014 suara atau 46,45 persen.

Bagi Emil, terpilih menjadi orang nomor dua di Jawa Timur merupakan lonjakan karier politik yang sangat berarti setelah pada 2015 ia memenangkan Pilkada Trenggalek. Berikut ini sejarah hidup Emil Dardak selengkapnya:

1984
Emil Elestianto Dardak lahir di Jakarta tanggal 20 Mei 1984. Emil cucu Haji Mochamad Dardak, Kyai Nahdlatul Ulama (NU). Ayahnya, Hermanto Dardak, adalah Wakil Menteri Pekerjaan Umum (2010-2014). Sementara sang ibu, Sri Widayati, keturunan Wiloejo Poespojudo, Gubernur Lemhanas RI pertama.

______________________________

2001
Emil Dardak meraih gelar diploma dari Melbourne Institute of Business and Technology, Australia, saat berusia 17 tahun. Selanjutnya, ia mendapat gelar sarjana dari New South Wales University.


Tahun 2001 pula, Emil Dardak sudah menjalani karier sebagai World Bank Officer di Jakarta dan Media Analysis Consultant di Ogilvy, pada usia yang masih sangat muda.
______________________________

2006
Setelah merampungkan studi S2 di Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang, Emil Dardak juga menuntaskan pendidikan S3 di universitas yang sama pada 2006. Usianya baru menginjak 22 tahun, Emil sudah meraih gelar Doktor Ekonomi Pembangunan.

______________________________

2009
Emil Dardak sempat pula terjun di dunia hiburan sebagai penyanyi. Pada 2009, ia merilis album dan membawakan ulang tembang “Sesaat Kau Hadir” yang pernah populer dinyanyikan oleh Utha Likumahuwa.
______________________________

2012
Karier Emil Dardak mencapai puncaknya pada 2012 setelah ia ditunjuk menjadi Chief Business Development and Communication sekaligus Executive Vice President (VP) di PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), salah satu BUMN.

______________________________

2013
Pada 2013, Emil Dardak menikahi model sekaligus artis Arumi Bachsin yang saat itu berusia 19 tahun. Pasangan ini dikaruniai dua orang anak, perempuan dan laki-laki, diberi nama Lakeisha Ariestia Dardak dan Alkeinan Mahsyir Putro Dardak.
______________________________

2015
Emil Dardak maju sebagai calon bupati dalam Pilkada Trenggalek 2015, berpasangan dengan Mochamad Nur Arifin. Emil-Nur Arifin menjadi pasangan termuda dalam pilkada itu.


Ada 7 parpol yang mengusung Emil-Nur Arifin, yakni Partai Demokrat, PAN, Partai Golkar, Gerindra, PDIP, Hanura, dan PPP. Lawannya adalah Kholiq-Priyo Handoko yang didukung PKB, Partai Nasdem, PKPI, dan PKS. Hasilnya, Emil-Nur Arifin menang telak dengan perolehan 292.248 suara atau lebih dari 76 persen.
______________________________

2018
Khofifah Indar Parawansa yang kala itu masih menjabat sebagai Menteri Sosial RI menggandeng Emil Dardak untuk bertarung di Pilgub Jatim 2018. Lawannya semula adalah wagub petahana Saefullah Yusuf dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas. Namun Azwar Anas kemudian mundur dan digantikan oleh Puti Guntur Sukarno.


Pasangan Khofifah-Emil yang diusung koalisi Partai Demokrat, Golkar, Hanura, PPP, PAN, dan Nasdem, akhirnya menang atas pasangan Saifullah-Puti yang dijagokan koalisi PDIP, PKB, PKS, dan Gerindra.

Tanggal 13 Februari 2019, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur di Istana Negara, Jakarta.

Baca juga artikel terkait PILGUB JAWA TIMUR 2018 atau tulisan menarik lainnya Iswara N Raditya
(tirto.id - Politik)


Penulis: Iswara N Raditya
Editor: Ivan Aulia Ahsan