Riza Patria Tak Ingin Wagub DKI Hanya Jadi Ban Serep Anies Baswedan

Oleh: Riyan Setiawan - 5 Februari 2020
Dibaca Normal 1 menit
Riza Patria menyatakan dirinya tak ingin hanya menjadi ban serep Gubernur Anies Baswedan bila terpilih sebagai wagub DKI.
tirto.id - Calon wakil gubernur DKI yang diusulkan Partai Gerindra Riza Patria menyatakan tak ingin dirinya hanya menjadi ban serep Gubernur Anies Baswedan. Hal itu menanggapi pernyataan Ketua Fraksi Partai PDIP Gembong Warsono yang meminta agar para cawagub yang terpilih nanti jangan sampai jadi ban serep.

“Saya setuju wagub tidak boleh jadi ban serep. Wakil gubernur, bupati, juga tidak boleh jadi ban serep. Harus melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing," kata dia saat melakukan pertemuan dengan Fraksi PDIP di DPRD DKI, Rabu (5/2/2020).

Ketua DPP Partai Gerindra itu mengatakan harus bisa mengisi kekurangan-kekurangan Gubernur Anies. Ia berjanji jika terpilih menjadi wagub DKI, akan bisa mengisi kekurangan tersebut.

"Menyempurnakan, mempersatukan semua yang ada. Saya kira nanti kami semua diawali dengan niat yang baik, yang tulus, dengan ikhtiar yang baik," ucap dia.

Riza mengaku mendapatkan masukan dari DPRD jika selama ini Gubernur Anies kurang memiliki hubungan yang baik dengan anggota legislatif dan pemerintah pusat.

"Saya pastikan Pak Gubernur pasti terus berupaya untuk meningkatkan hubungan dengan pemerintah pusat, daerah, dan DPRD. Saya siap membantu meningkatkan dan mengakselerasikan hubungan baik dengan pemerintah pusat," kata dia.

Sejauh ini dirinya mengaku belum bertemu dengan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri. Jika mendapat kesempatan, kata dia, kemungkinan dirinya akan bertemu. Apalagi, selama ini ia mengaku sering bertemu dengan pentinggi PDIP.

Ia juga mengaku sering bertemu dengan Anies Baswedan. Namun ia mengatakan belum melakukan pembahasan secara komperehensif.

"Saya sebagai cawagub tidak boleh ya melebihi kewenangan, nanti kalau sudah jadi wagub terpilih, dilantik, baru saya bisa diskusi ke depan menunggu arahan kebijakan Pak Gubernur. Sekarang saya enggak berani ikut campur atau menanyakan suatu hal," kata dia.

Riza mengatakan pilihan presiden dan pileg 2019 antara Partai Gerindra dengan PDIP boleh berbeda. Namun kedua partai harus bersinergi dengan baik.

“Hubungan silaturahmi harus terus dipelihara dan mari kita bersinergi psoitif ke depan untuk kepentingan bangsa dan sekarang di Jakarta. Kami harus mempercepat pembangunan Jakarta,” kata dia.

Menurut Riza, jika Gerindra memiliki cita-cita untuk menang di Pilgub DKI Jakarta, maka ia mengakui PDIP merupakan lawan yang sulit.

"Kalah senior, kalah pengalaman [Dengan PDIP]. Jadi sudah sepantasnya kami belajar," kata dia.


Baca juga artikel terkait CAWAGUB DKI JAKARTA atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Politik)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Abdul Aziz
DarkLight