tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat kepada 800 perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Selanjutnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyampaikan laporan kegiatan. Dalam laporannya, Agus menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum untuk menyamakan visi serta memperkuat soliditas dan sinergi jajaran TNI dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Arahan Presiden yang diberikan dalam taklimat, menurutnya, akan menjadi pedoman penting dalam menentukan langkah dan kebijakan ke depan.
“Di tengah dinamika lingkungan strategis dan tantangan yang makin kompleks termasuk ancaman siber, informasi, dan hibrida, arahan Bapak Presiden akan menjadi pedoman penting dalam menentukan langkah dan kebijakan, serta memperkuat kesiapan TNI sebagai alat negara di bidang pertahanan,” ucap Agus melalui keterangan resmi, dikutip Rabu (7/10/2026).
Sama halnya dengan Agus, Kapolri Suyudi juga menilai bahwa kegiatan ini turut menjadi momentum untuk menerima arahan, kebijakan, dan penekanan Presiden Prabowo. Taklimat Presiden hari ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas dan kepemimpinan di satuan masing-masing.
“Polri siap terus mendukung kebijakan dan program prioritas pemerintah sesuai tugas fungsi dan kewenangan Polri dari atas sampai bawah dimanapun berada. Khususnya dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan pada masyarakat,” kata Suyudi.
Sementara itu, dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pada pertemuan ini dia ingin memberi gambaran tentang keadaan yang tengah dihadapi Indonesia, termasuk juga gambaran perkembangan negara dan bangsa Indonesia. Arahan juga sengaja diberikannya menjelang genap dua tahun pemerintahannya pada 20 Oktober nanti.
“Sengaja saya mengundang para perwira tinggi menjelang pemeritahan yang saya pimpin dua tahun. Saya ingin memberi suatu gambaran keadaan yang kita hadapi sebagai bangsa dan sebagai negara,” tutur Prabowo.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































