STOP PRESS! Setya Novanto Dijebloskan ke Rutan KPK

Prediksi Laga Final Malaysia vs Thailand Piala AFF U-18 2017

Prediksi Laga Final Malaysia vs Thailand Piala AFF U-18 2017
Pesepak bola timnas Thailand merayakan kemenangan AFF U-18 2017. FOTO/AFF
17 September, 2017 dibaca normal 1:30 menit
Langkah Malaysia menyabet gelar juara Piala AFF U-18 2017 tak akan mudah. Lawannya, tim tangguh Thailand sudah empat kali menjuarai turnamen serupa.
tirto.id - Malaysia akan mencoba peruntungan untuk meraih gelar juara Piala AFF U-18 pertama mereka saat tampil di partai final, Minggu (17/9/2017) hari ini. Namun langkah Harimau Malaya tak akan mudah karena lawan mereka adalah tim tangguh Thailand yang sudah empat kali menjuarai turnamen serupa.

Jelang laga penentuan, Harimau Malaya turut dihadapkan pada rekor buruk. Sepanjang sejarah, Malaysia tiga kali lolos ke final Piala AFF U-18 dan tiga kali pula kalah.

Kendati demikian, pelatih Malaysia Bojan Hodak enggan ambil pusing dengan rekor buruk tersebut. Hodak justru menyoroti rotasi pemain yang dilakukan Thailand di beberapa laga terakhir.

“Thailand memainkan pemain yang berbeda pada laga fase grup melawan kami, jika dibandingkan dengan pada laga semifinal melawan Indonesia kemarin. Menarik untuk dinanti susunan pemain seperti apa yang akan mereka tampilkan nanti,” ujar sang pelatih seperti dikutip The Star, Minggu (17/9/2017).

Hodak tak lupa pula memuji permainan lawannya itu. Pria kelahiran Kroasia itu berpendapat jika Thailand merupakan tim yang tangguh di lini depan dan cerdas dalam mengambil alih penguasaan bola. Karena itu pula ia akan menginstruksikan skuatnya agar bermain dengan lebih tenang.

“Mereka (Thailand) kuat di lapangan tengah. Mereka hebat dalam hal menguasai bola, jadi kami harus tenang dan memastikan dapat memanfaatkan peluang sebaik mungkin,” imbuh Hodak.

Sementara itu, bagi Thailand laga hari ini merupakan momentum mereka untuk dapat mempertahankan gelar juara. Sejauh ini Gajah Putih juga tercatat telah empat kali merengkuh gelar serupa. Keberhasilan mereka terjadi pada 2002, 2009, 2011, dan 2015.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, pelatih Marc Alavedra Palacios akan menginstruksikan skuatnya bermain sebaik mungkin. Sebelumnya, pada pertandingan semifinal melawan Indonesia Marc mengakui jika timnya tidak tampil optimal.

Di laga itu Thailand gagal mendominasi Indonesia yang hanya bermain dengan 10 pemain pada babak kedua. Sebaliknya, gawang Thailand justru lebih banyak terancam oleh keganasan para penyerang Garuda Nusantara. Berkali-kali pertahanan Thailand terancam ole serangan spartan Egy Maulana dan kawan-kawan.

Sang pelatih pun mengakui jika peran penjaga gawangnya sangat menentukan keberhasilan Thailand. Namun Marc enggan mengatakan jika kemenangan yang diraih Thailand atas Indonesia murni hasil jerih payah penjaga gawang Khantapalt Manpati saja. Menurutnya semua pemain Thailand berkontibusi terhadap hasil positif tersebut.

“Kemenangan (melawan Indonesia) bukan hanya berkat penjaga gawang yang telah mengamankan dua tendangan penalti, tetapi kemenangan milik semua pemain yang sudah berjuang keras,” tandas sang pelatih seperti dikutip situs resmi AFF.

Laga final Malaysia vs Thailand sendiri bakal menjadi semacam deja vu. Sebelumnya, pada partai fase grup keduanya juga sempat berhadapan, dimana skor berakhir imbang 1-1. Gol Malaysia di laga tersebut dicetak oleh Nik Akif Syahrian, sedangkan gol untuk Thailand diciptakan kapten sekaligus bek tangguh Kritsada Kaman.

Baca juga artikel terkait PIALA AFF atau tulisan menarik lainnya Herdanang Ahmad Fauzan
(tirto.id - zan/rat)

Keyword