Menuju konten utama
Pandemi COVID-19

Positif COVID-19 DKI 18 Juni Tambah 4.737, Tertinggi sejak Pandemi

Penambahan 4.737 kasus diketahui tertinggi sepanjang pandemi di DKI Jakarta. Sementara kasus meninggal bertambah 66 orang dan pasien sembuh 2.517 orang.

Positif COVID-19 DKI 18 Juni Tambah 4.737, Tertinggi sejak Pandemi
Sejumlah tenaga kesehatan merawat pasien positif COVID-19 di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC), Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Rabu (5/5/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

tirto.id - Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta per Jumat (18/6/2021) bertambah sebanyak 4.737 kasus. Penambahan kasus ini diketahui tertinggi sepanjang pandemi di DKI Jakarta. Sebelumnya pertambahan kasus COVID-19 tertinggi pernah terjadi pada 7 Februari 2021, yaitu sebanyak 4.213.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan angka tersebut diperoleh setelah melakukan tes PCR sebanyak 24.812 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 17.368 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 4.737 positif dan 12.631 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 4.554 orang dites, dengan hasil 455 positif dan 4.099 negatif. Sementara penambahan kasus meninggal sebanyak 66 orang dan pasien sembuh 2.517 orang.

"Target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu, artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu," kata Dwi melalui keterangan tertulisnya, Jumat (18/6/2021).

Target ini kata Dwi, telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 95.020 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 393.253 per sejuta penduduk.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 2.173, sehingga jumlahnya sampai hari ini sebanyak 24.511 orang yang masih dirawat atau isolasi. Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 463.552 kasus.

"Dari jumlah total kasus positif, pasien yang dinyatakan telah sembuh sebanyak 431.264 dengan tingkat kesembuhan 93,0 persen. Total 7.777 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8 persen," ucapnya.

Untuk positivity rate, lanjut Dwi, sepekan terakhir di Jakarta sebesar 21,8 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,1 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. Artinya positivity rate di Jakarta dua kali lipat lebih besar dari standar WHO.

Kemudian Dwi menjelaskan vaksinasi di DKI per Jumat (18/6) sebanyak 8.815.157 orang. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 3.239.251 orang atau 36,8 persen, dengan jumlah yang divaksin hari ini sebanyak 107.600 orang.

Sedangkan total dosis 2 kini mencapai 1.880.997 orang atau 21,3 persen, dengan jumlah yang divaksin hari ini sebanyak 5.826 orang.

Lebih lanjut, capaian vaksinasi untuk warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan kepada 2.644.205 orang 33,5 persen dan vaksinasi dosis 2 mencakup 1.345.724 orang 17,0 persen. Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 595.046 orang 65,3 persen dan vaksinasi dosis 2 mencakup 535.273 orang 58,7 persen.

"Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 46.121 orang dan dosis 2 sebanyak 8.128 orang," terangnya.

Baca juga artikel terkait UPDATE CORONA JAKARTA atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Restu Diantina Putri