STOP PRESS! Setahun Pemerintahan Trump: AS Tutup Sementara Layanan Publik

Montir Motor Roda Tiga

Kolumnis:
28 Desember, 2017

Catur Bambang (41), pemilik bengkel modifikasi motor untuk difabel. tirto.id/Arimacs Wilander

Berpindah dari kursi rodanya ke motor. tirto.id/Arimacs Wilander

Memastikan konstruksi roda belakang motor benar-benar aman. tirto.id/Arimacs Wilander

Berpose di depan bengkelnya. tirto.id/Arimacs Wilander

Proses las menyambung AS Roda. tirto.id/Arimacs Wilander

Gambar konstruksi pesanan konsumen. tirto.id/Arimacs Wilander

Catur Bambang (41), di bengkel modifikasi motor untuk difabel miliknya. tirto.id/Arimacs Wilander

Bersiap pulang dengan mobil yang juga sudah dimodifikasi pedal gas dan remnya. tirto.id/Arimacs Wilander

Kecelakaan kerja membuat Catur Bambang (41) kehilangan dua kaki. Namun, alih-alih kehilangan gerak, ia berhasil mengatasi situasinya dan membantu banyak orang lain. Dengan tekad ingin tetap mandiri, pria kelahiran Surabaya, 14 Mei 1976, ini mulai dengan mengutak-atik sepeda motornya sendiri. Selama tiga tahun ia belajar dari kawan-kawannya yang bekerja sebagai mekanik buat memodifikasi bagian belakang kendaraannya sehingga dapat dipasangi dua roda. 

Sepeda motor itu berfungsi dengan baik. Ia sadar orang kerap memperhatikannya saat ia berkendara. Sebagian tertarik memiliki sepeda motor serupa. Karena itulah Bambang memutuskan buat mendirikan bengkel khusus modifikasi kendaraan untuk penyandang disabilitas di Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Lebih dari sekadar bisnis, baginya bengkel itu juga merupakan cara berbagi kebahagiaan.

Foto & Teks: Arimacs Wilander

Keyword


Montir Motor Roda Tiga