Menuju konten utama

Max Verstappen Cetak Rekor Juara F1 Termuda

Max Verstappen sukses menjuarai ajang balap Formula 1 (F1) Grand Prix Spanyol 2016. Ia juga mencetak rekor sebagai pembalap F1 termuda dalam sejarah yang berhasil meraih juara dan pembalap Belanda pertama yang mampu menjadi yang terbaik di sepanjang penyelenggaraan F1.

Max Verstappen Cetak Rekor Juara F1 Termuda
Max Verstappen. FOTO/Shutterstock.

tirto.id - Max Verstappen tak hanya menjadi kampiun di ajang balap Formula 1 (F1) Grand Prix Spanyol pada Minggu (15/5/2016), namun ia juga mencetak rekor sebagai pembalap F1 termuda dalam sejarah yang berhasil meraih juara. Pembalap tim Red Bull berkewarganegaraan Belanda ini baru berusia 18 tahun 228 hari saat mengangkat trofi juara bersama dua jagoan Ferrari, Kimi Raikkonen yang finish di posisi kedua dan Sebastian Vettel di peringkat ketiga.

Selain itu, Max Verstappen juga menjadi pembalap Belanda pertama yang memenangi F1 sejak kejuaraan bergengsi tersebut dimulai pada tahun 1950. Ayahnya yang juga mantan pembalap Formula 1, Jos Verstappen, menyebut kemenangan sang putera merupakan hal yang terindah dalam hidupnya. “Ini benar-benar keistimewaan yang sulit dipercaya,” katanya kepada para awak media.

Di ajang GP Formula 1 Spanyol, Max Verstappen sukses mengungguli Raikkonen, yang berusia 18 tahun lebih tua, dengan selisih 0,616 detik. Pembalap kelahiran 30 September 1997 ini mengakui bahwa dirinya memang menargetkan untuk bisa naik podium, namun tak menyangka bahwa ia juga berhasil menjadi yang tercepat. “Saya menargetkan podium namun untuk bisa juara adalah hal yang menakjubkan,” ujar Max Verstappen.

Sementara itu, pembalap Indonesia dari Manor Racing Team, Rio Haryanto, kembali gagal mempersembahkan hasil terbaik karena finish sebagai juru kunci. Pembalap asal Solo, Jawa Tengah, ini menghuni posisi buncit dari 17 pembalap yang mampu mengikuti lomba hingga akhir.

Meskipun demikian, Rioa Haryanto lebih beruntung dibanding dua pembalap Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg, yang mengalami insiden tabrakan sehingga tak mampu mencapai garis finish. Beberapa pembalap lain juga tak mampu menyelesaikan lomba antara lain Fernando Alonso, Nico Hulkenberg, dan Romain Grosjen.

“Pada awal laga terjadi insiden kecelakaan yang mengharuskan safety car, pada saat itu kami memutuskan untuk menggunakan ban medium lebih lama, tetapi pembalap di depan saya menggunakan ban soft,” kata Rio Haryanto.

Baca juga artikel terkait F1

tirto.id - Olahraga
Sumber: Antara
Penulis: Akhmad Muawal Hasan
Editor: Iswara N Raditya