Live Streaming Badminton All England 2022 Hari Ini Babak Final RCTI

Kontributor: Wan Faizal - 20 Mar 2022 17:25 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Link live streaming badminton All England 2022 malam ini babak final bisa diakses di RCTI+ mulai pukul 19.00 WIB. Indonesia dipastikan membawa 1 gelar.
tirto.id - Live streaming badminton All England 2022 hari ini babak final akan tayang di RCTI+ mulai pukul 19.00 WIB. Bertempat di Utilita Arena Birmingham, Indonesia sudah dipastikan membawa 1 gelar juara hari ini.

Laga pertama di final hari ini akan mempertemukan An Se Young melawan Akane Yamaguchi di sektor tunggal putri. Menengok sejarah, Yamaguchi unggul head to head 6-4 atas An. Tidak diragukan lagi jika pemain Jepang itu akan lebih difavoritkan untuk menang di laga ini.

Hal menarik dari 10 catatan pertemuan itu adalah 4 laga di antaranya terjadi di sebuah partai final, yakni di Thailand Masters 2020, Badminton Asia Team Championship 2020, Denmark Open 2021, dan Indonesia Masters 2021. Dari 4 laga itu, Yamaguchi memenangi 3 laga sedangkan An hanya menang di Final Indonesia Masters 2021.

Di pertemuan kelima mereka untuk sekelas laga final nanti, kondisi kepercayaan diri An akan sangat tinggi. Kemarin ia sukses menaklukkan seorang Tai Tzu Ying 21-19 dan 21-13. Padahal, Tai merupakan tunggal putri nomor 1 dunia sekaligus unggulan 1 di All England 2022 ini.

Laga kedua baru akan melibatkan wakil Indonesia, yakni Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana vs Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Kemarin Fikri/Bagas sukses mengalahkan unggulan pertama, yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo 22-20, 13-21, 21-16. Sedangkan Ahsan/Hendra menumbangkan He Ji Ting/Tan Qiang 21-16, 14-21, 21-13.

Duel 2 pasangan beda generasi tersebut diperkirakan berjalan menarik. Fikri/Bagas yang menjalani debutnya di All England akan berhadapan dengan pasangan dengan segudang pengalaman. Keduanya bertekad untuk menutup episode manis ini dengan gelar juara di Birmingham.

"Kami tidak menyangka bisa masuk ke final All England. Namun, kami tidak mau terlalu senang karena masih ada laga final," kata Bagas.

Khusus bagi Ahsan/Hendra, mereka sangat puas karena bisa menciptakan All Indonesian Final. Pasalnya mereka mendapatkan beban berat untuk mewujudkan All Indonesian Final tersebut. Rasa puas itu bisa dimaklumi jika melihat kondisi Ahsan yang masih belum pulih dari cedera betis.

"Kami senang bisa merebut tiket ke final. Keberhasilan ini sekaligus menciptakan final sesama pemain Indonesia. Saya merasa puas dan lega atas hasil ini," ucap Hendra.

Sementara itu laga ketiga hari ini mempertemukan Nami Matsuyama/Chiharu Shida vs Zhang Shu Xian/Zheng Yu. Laga nanti merupakan pertemuan keduanya di ajang BWF.

Keberhasilan Zhang/Zheng ke final memang menjadi hal yang cukup mengejutkan. Keduanya bahkan diperkirakan gugur di babak pertama ketika harus berhadapan dengan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. Namun, siapa sangka mereka bisa melaju dengan kemenangan 21-19, 11-21, 21-11.

Kemenangan itu seolah membuat kepercayaan diri Zhang/Zheng meningkat. Secara beruntun mereka bisa mengalahkan Chloe Birch/Jessica Pugh, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai, dan Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela untuk menantang Matsuyama/Shida.

Bagi Matsuyama/Shida sendiri keberhasilan ini seolah merupakan bukti konsistensi keduanya sejak tahun lalu. Tepatnya ketika mereka menjuarai Indonesia Masters 2021 dan Indonesia Open 2021. Mereka juga sukses menjadi runner-up BWF World Tour Finals 2021.

Kemudian di laga keempat, akan hadir duel sengit antara Yuta Watanabe/Arisa Higashino vs Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping. Secara rekor pertemuan, ini akan menjadi duel ke-13 antara mereka. Wang/Huang sejauh ini memimpin dengan catatan 10 kemenangan dan 2 kekalahan.

Akan tetapi Wang/Huang tetap tak bisa menganggap remeh Watanabe/Higashino. Pasangan asal Jepang itu merupakan juara bertahan All England sektor ganda campuran. Selain itu Watanabe/Higashino sukses memenangi pertemuan terakhir dengan Wang/Huang di semifinal Denmark Open 2021 lalu.

Kemudian di laga terakhir akan terjadi duel tunggal putra antara Viktor Axelsen melawan Lakshya Sen. Satu fakta menarik dari laga ini adalah Axelsen menjadi satu-satunya pemain ranking 1 dunia dari 5 sektor yang berhasil melangkah ke babak final All England 2022.

Pada laga semifinal kemarin, 3 ranking 1 dunia lain kompak berguguran. Dimulai dari Tai, menyusul kemudian Marcus/Kevin serta Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. Sedangkan ranking 1 dunia ganda putri, yakni Chen Qing Chen/Jia Yi Fan sudah gugur di babak 32 besar.

Axelsen sendiri tentu sangat diunggulkan untuk bisa menakluklan Sen. Selain karena status unggulan pertama, secara head to head Axelsen unggul 4-1 atas Sen. Meski di sisi lain Sen juga ingin menggoreskan sejarah di partai final nanti.

Keberhasilan Sen melaju ke final seperti menjadi pelepas masa kelam tunggal putra India di ajang All England ini. Sen menjadi tunggal putra pertama India yang berhasil masuk Final All England setelah Pullela Gopichand pada 2001 lalu. Secara keseluruhan, Sen menjadi pemain kelima India yang sukses ke final ajang ini setelah Prakash Nath (1947), Prakash Padukone (1980 dan 1981), Gopichand (2001), dan Saina Nehwal (2015).

"Ini seperti mimpi dan hanya tersisa 1 pertandingan lagi. Saya akan fokus untuk laga final nanti," tutur Sen.


Jadwal dan Order of Play Final All England 2022, Minggu 20 Maret


Mulai Pukul 19.00 WIB

  • WS: An Se Young (Korea Selatan) vs Akane Yamaguchi (Jepang)
  • MD: Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana (Indonesia) vs Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Indonesia)
  • WD: Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang) vs Zhang Shu Xian/Zheng Yu (Cina)
  • XD: Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) vs Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (Cina)
  • MS: Viktor Axelsen (Denmark) vs Lakshya Sen (India)

Live Streaming All England 2022


Pertandingan Final All England 2022 hari ini dapat Anda saksikan di iNews TV via RCTI+ melalui link berikut:

Link Live Streaming All England 2022 - iNews TV

Baca juga artikel terkait ALL ENGLAND 2022 atau tulisan menarik lainnya Wan Faizal
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Wan Faizal
Penulis: Wan Faizal
Editor: Ibnu Azis

DarkLight