Menuju konten utama
IHSG Hari Ini 27 Januari 2023

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Stagnan di Level 6.864

IHSG dibuka stagnan di level 6.864 pukul 09.00 WIB, pada perdagangan, Jumat (27/1/2023).

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Stagnan di Level 6.864
Karyawan melintas di depan layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/1/2023). IHSG ditutup melemah 14,07 poin atau minus 0,2 persen di level 6.860 pada Selasa (24/1). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka stagnan di level 6.864 pukul 09.00 WIB, pada perdagangan, Jumat (27/1/2023). Posisi tertinggi indeks mencapai 6.893 dan terendah ada di level 6.887.

Mengutip RTI Business, nilai transaksi IHSG pagi ini sudah Rp255 miliar dan kapitalisasi pasar mencapai Rp9.527 triliun. Selain itu, setidaknya ada 31 saham yang bergerak menguat dan 9 saham melemah. Sementara sisanya 34 stagnan.

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Chisty Maryani memperkirakan, indeks akan bergerak mixed dalam range level 6.810 – 6.909. Setelah pada perdagangan kemarin IHSG menguat sebesar +0,51 persen atau +34,88 poin di level 6.864.

Pergerakan indeks dipengaruhi oleh beberapa faktor. industri manufaktur mendorong peningkatan realisasi investasi yang tumbuh 52 persen YoY mencapai senilai Rp497,7 triliun sepanjang 2022.

Adapun, total realisasi investasi sepanjang 2022 tercatat mencapai Rp1.207,2 triliun. Rinciannya, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menyumbang 45,8 persen mencapai Rp552,8 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 54,2 persen mencapai sebesar Rp654,4 triliun.

Sektor dengan penyerapan investasi paling besar diantaranya industri logam dasar, barang logam, mesin dan peralatan yang berkontribusi dengan total Rp171,2 triliun.

Dari mancanegara, Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) tumbuh 2,9 persen YoY pada periode Kuartal IV 2022, level tersebut lebih rendah dibanding periode sebelumnya. Tercatat di level 3,2 persen YoY namun di atas konsensus sebelumnya diprediksi 2,6 persen YoY.

Tingkat konsumsi pribadi menjadi kontributor utama yang tumbuh 2,1 persen YoY. Sepanjang 2022, ekonomi AS tercatat tumbuh 2, persen YoY. Sementara itu, Produk Domestik Bruto (PDB) Filipina tercatat tumbuh 7,2 persen YoY pada kuartal IV 2022.

Baca juga artikel terkait IHSG HARI INI DIBUKA atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Bisnis
Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Intan Umbari Prihatin