INACA Bantah Maskapai Berperan di Hilangnya Tiket Air Asia dari OTA

Oleh: Selfie Miftahul Jannah - 22 Maret 2019
Dibaca Normal 1 menit
INACA membantah tuduhan bahwa raibnya tiket Air Asia dari "lapak" Traveloka dan Tiket.com dipicu oleh tekanan maskapai lain serta oligopoli di industri penerbangan Indonesia.
tirto.id - Ketua Umum Indonesia National Air Carrier Association (INACA) Ari Ashkara berkomentar mengenai hilangnya tiket Air Asia dari “lapak” sejumlah Online Travel Agent (OTA), seperti Traveloka dan Tiket. com.

Dia menegaskan kasus ini terjadi karena kebijakan internal setiap Online Travel Agent dan tidak dipicu oleh pengaruh atau tekanan maskapai lain.

"Kalau di sini dilihat dari OTA [online travel agent] yang banyak, itu pasti kebijakan diambil oleh OTA itu sendiri,” kata Ari di Plaza Indonesia, Jakarta pada Kamis malam (21/3/2019).

“Mungkin ada yang katakan misal [karena] Garuda atau Lion ada, Air Asia mereka cabut. Kembali lagi, kalau kebijakan, saya rasa diputuskan sama OTA masing-masing," dia menambahkan.


Ari menduga, karena persaingan di bisnis penerbangan semakin ketat, standar pemasaran sejumlah Online Travel Agent untuk setiap maskapai berbeda-beda.

Dia juga membantah dugaan bahwa kasus itu dipicu oleh duopoli di industri penerbangan dalam negeri. Dugaan itu muncul sebab Garuda Indonesia dan Lion Group beserta anak perusahaannya dinilai menguasai pasar penerbangan di Indonesia.

Ari menambahkan setiap maskapai memiliki segmen penumpang yang berbeda-beda sehingga layanan yang diberikan pun disesuaikan dengan fasilitas dan kebutuhan pelanggannya.

"Coba lihat kalau ada di tiga row di depan itu, memberikan makanan karena dia diberikan space yang lebih. Lihat di Lion mana pernah ada,” kata dia.

“Nah sedangkan di Sriwijaya Air itu bukan LCC mereka medium service, mereka semua penumpang dapat makanan dan spacenya ada ketentuan. Saya mengatakan sebagai [Dirut] Garuda kalau saya melihat itu enggak ada kartel," tambah dia.


Sementara itu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sudah resmi mengirim surat panggilan kepada AirAsia, Traveloka, dan Tiket.com.

Komisioner KPPU Guntur Saragih mengatakan lembaganya ingin meminta penjelasan dari ketiganya mengenai penyebab tiket Air Asia hilang dari “lapak” dua Online Travel Agent itu.

“Ini tentu inisiatif dari KPPU ya. Setelah ada perkembangan dan memang AirAsia belum membuat laporan ke kami, jadi diputuskan dengan kepentingan yang ada kami melakukan penelitian,” ucap Guntur saat dihubungi reporter Tirto pada Jumat (22/3/2019).

Sebelumnya, KPPU sempat menyatakan akan menunggu laporan dari Air Asia. Namun, kata Guntur, kali ini KPPU mengambil inisiatif setelah kasus ini memicu polemik di media massa.

“Ini sudah jadi informasi dan masalah yang diketahui publik,” ucap Guntur.

Akan tetapi, dia belum menjelaskan jadwal pertemuan antara KPPU dengan Air Asia, Traveloka dan Tiket.com.


Baca juga artikel terkait INDUSTRI PENERBANGAN atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Addi M Idhom