Ibu Ajak Anaknya di Aksi Gejayan Memanggil: Biar Tahu Demo

Oleh: Zakki Amali - 30 September 2019
Alasan Mutia ajak dua anaknya ikut demo Gejayan Memanggil jilid 2 biar dia tahu.
tirto.id - Dua anak berseragam SD dan SMP tampak berada di antara pendemo aksi Gejayan Memanggil 2, di Jalan Afandi, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (30/9/2019).

Keduanya diajak oleh ibunya, Mutia, 37 tahun, warga Kampung Pesantren, Depok, Sleman, ikut serta dalam aksi damai yang digelar Aliansi Rakyat Bergerak.

"Tak apa-apa ikut lihat. Ini bukan mengajari demo. Mereka biar tahu saja. Saya dulu, kan, waktu masih SMA ikut lihat sama kakak yang ikut demo 1998 di Jogja," kata Mutia.

Dua anak ini diajak berfoto dengan pendemo yang kebetulan bawa poster bertulis 'Jare Ibuk Oleh Demo, Ning Telpon Bapak Sek' (kata ibu boleh demo asal telpon bapak dulu).

Mutia mengaku, kedua anaknya baru saja pulang sekolah, sehingga masih mengenakan seragam. Dalam aksi Gejayan Memanggil 1, ia juga ajak anaknya.

"Awalnya anak itu penasaran. Anak paling kecil umur 9 tahun tanya 'demo itu apa?' Saya jelaskan dulu baru ajak lihat demo," ujarnya.

Usai ikut aksi Gejayan Memanggil 1, foto anaknya diunggah di media sosialnya. Namun, temannya di medsos justru memprotes lewat pesan langsung.

"Saya diprotes macam-macam. Dituduh mengajari anak demo lah. Lha, memangnya kenapa? Ini kan aksi damai. Anak penasaran, lalu saya ajak," kata dia.

Setelah mendapat protes di medsos, wajah anaknya yang sekolah di SD Catuntunggal 1 Depok sempat ditutup. Lalu, kini dengan percaya diri diunggah kembali dengan menutup wajah anaknya itu.

“Saya pribadi juga tak setuju dengan aturan yang ada. Terutama soal ayam yang nyasar lalu pemiliknya dipidana. Saya dukung aksi ini kok," ujar dia.


Baca juga artikel terkait DEMO MAHASISWA atau tulisan menarik lainnya Zakki Amali
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Zakki Amali
Penulis: Zakki Amali
Editor: Abdul Aziz
DarkLight