tirto.id - Pasangan Murad Ismail dan Barnabas Orno unggul dalam hitungan cepat (quick count) LSI Denny JA di Pilgub Maluku 2018.
Pasangan nomor urut 2 tersebut berhasil mengalahkan pasangan nomor urut 1, Said Assagaff dan Anderias Rentanubun yang berada di posisi kedua.
Berdasarkan survei LSI Denny JA, hingga pukul 20.00 WIB, dari 93,67 persen data masuk, Murad-Barnabas yang diusung oleh PAN, PPP, PKPI, PKB, Hanura, Gerindra, PDIP, dan Partai Nasional Demokrat tersebut, berhasil meraih suara tertinggi sebesar 40,2 persen, sementara pasangan Said-Anderias diposisi kedua meraih suara sebesar 31,5 persen.
Selanjutnya, diposisi terbawah pasangan nomor urut 3, Herman Adrian Koedoeboen dan Abdullah Vanath hanya meraih suara sebesar 28,3 persen.
Profil Kandidat
Pada gelaran pilkada serentak 2018 di Pilgub Maluku ini, terdapat tiga pasangan calon yang bersaing memperebutkan posisi kepala daerah. Berikut profil keempat kandidat yang bertarung memperebutkan sekitar 1.149.900 masyarakat Maluku yang memiliki hak suara.
1. Said Assagaff dan Anderias Rentanubun
Said Assagaff adalah gubernur petahana Maluku, yang menjabat sejak Maret 2014. Said pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Maluku sejak 15 September 2008 hingga 15 September 2013, dan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku hingga 2008.
Sementara itu, pendamping Said Assagaff adalah Anderias Rentanubun sebelumnya menjabat sebagai bupati Maluku Tenggara.
2. Murad Ismail dan Barnabas Orno
Murad Ismail adalah seorang Purnawirawan perwira tinggi Polri yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri. Lulusan Akpol tahun 1985 ini berpengalaman dalam bidang Brimob. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Komandan Korps Brimob Polri.
Pendamping Murad di Pilgub Maluku 2018 yaitu Barnabas Orno. Ia merupakan salah satu kader PDIP yang sebelumnya menjabat sebagai Bupati Maluku Barat Daya.
3. Herman Adrian Koedoeboen dan Abdullah Vanath
Herman Adrian merupakan seorang jaksa, sejumlah posisi yang sangat strategis pernah ia jabati, di antaranya sebagai Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejagung. Sementara itu, pendampingnya Abdullah Vanath adalah mantan Bupati Seram Timur.
Pasangan yang maju lewat jalur independen ini berhasil lolos verifikasi dengan mengumpulkan sekitar 145.414 dukungan melalui dua tahap, dari syarat minimal jalur independen 122.895 dukungan.
Editor: Yandri Daniel Damaledo