Disdik DKI: Sekolah Jadi Gudang Narkoba Bisa Kena Sanksi Sosial

Oleh: Damianus Andreas - 24 Januari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Disdik DKI Jakarta akan mengecek salah satu sekolah di Jakarta Barat yang disinyalir menjadi tempat penyimpanan narkoba.
tirto.id - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto mengaku baru akan datang langsung ke salah satu sekolah di Jakarta Barat yang diketahui menjadi tempat penyimpanan narkoba.

Menurut Bowo, kehadirannya pada Jumat (25/1/2019) besok sekaligus untuk mengecek penjelasan yang selama ini didengar pemerintah provinsi dari pihak sekolah.

“Kami ingin lihat, karena di situ kan ada TK, SD, SMP, SMA, sampai dengan perguruan tinggi. Kami ingin tahu seberapa luas peredarannya, menjangkau wilayah mana saja,” kata Bowo di Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis (24/1/2019).

Lebih lanjut, Bowo menyebutkan bahwa pihak sekolah telah menyampaikan kepada dirinya apabila yang terlibat dengan peredaran narkoba itu adalah anak dari pengurus yayasan. Bowo pun mengatakan pihak sekolah turut membantah apabila ada karyawan atau guru di sana yang diklaim terlibat dengan peredaran narkoba tersebut.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) selaku mitra kami, sehingga tidak hanya besok itu tapi suatu saat juga pasti harus ada test case di mana BNNP itu turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan lebih luas,” jelas Bowo.

Bowo mengklaim pihak sekolah telah membuat surat pernyataannya kepada pemerintah provinsi guna menanggapi kasus ini. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri sampai dengan saat ini masih belum memberikan sanksi hukum karena peraturannya yang belum ada.

Namun, Bowo memastikan sanksi sosial akan diterima sekolah yang bersangkutan. Selain itu, dari segi akreditasi, juga kemungkinan besar akan ada stigma negatif yang melekat pada institusi pendidikan tersebut.

“Dari sisi administrasi, kami masih mau mempelajarinya. Tapi siapa lagi yang mau percaya apabila sekolah itu sudah terstigmatisasi sebagai sekolah yang ada [kegiatan terkait] narkobanya,” ucap Bowo.

Oleh karena sanksi sosial itulah, maka Bowo menilai nasib sekolah tersebut akan bergantung pada persepsi masyarakat di kemudian hari. “Maka kalau [sekolah] itu tidak bisa meyakinkan kepada masyarakat, sekolah itu juga akan mati dengan sendirinya,” ujar Bowo.


Baca juga artikel terkait PEREDARAN NARKOBA atau tulisan menarik lainnya Damianus Andreas
(tirto.id - Pendidikan)

Reporter: Damianus Andreas
Penulis: Damianus Andreas
Editor: Maya Saputri