Buka Kembali 1 September 2022, Ini Fasilitas Terbaru Bandara Halim

Reporter: Selfie Miftahul Jannah, tirto.id - 1 Sep 2022 09:50 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Bandara Halim Perdanakusuma mulai beroperasi pada hari ini, Kamis (1/9/2022). Bandara tersebut dikelola oleh AP II dan ATS.
tirto.id - Bandara Halim Perdanakusuma kembali melayani penerbangan komersial mulai hari ini, Kamis (1/9/2022). Bandara tersebut dikelola oleh PT Angkasa Pura II (AP II) dan PT Angkasa Transportindo Selaras (ATS).

Pengelolaan tersebut sesuai dengan penandatanganan perjanjian induk (Head of Agreement) tentang kerjasama pengelolaan dan pengoperasian Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma yang diteken Rabu (31/8/2022) kemarin. President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan Bandara Halim Perdanakusuma menjadi etalase pintu masuk Jakarta, hingga saat ini Citilink dan Batik Air sudah siap dan akan melayani sejumlah penerbangan.

"Kita ingin membangun kebandarudaraan bersama-sama. Kita akan membangun Bandara Halim Perdanakusuma untuk kemajuan Indonesia dalam hal infrastruktur transportasi udara. Terima kasih kepada semua pihak, kepada TNI AU, Kementerian Perhubungan dan seluruh pihak sehingga penandatanganan induk antara AP II dan ATS dapat terealisasi. Kita akan bekerja keras dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (1/9/2022).


ATS, sebagai pengelola lahan seluas 21 hektare di Bandara Halim Perdanakusuma, bersama dengan AP II, selaku pemegang izin Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) bersinergi dalam memastikan layanan penerbangan komersial di bandara tersebut berjalan lancar, guna memperkuat konektivitas udara nasional. Awaluddin menjelaskan, seluruh fasilitas sisi udara dan sisi darat bandara sudah siap untuk melayani penerbangan komersial.

"Kementerian Perhubungan melakukan revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma, dan seluruh fasilitas sudah dipersiapkan dengan baik untuk melayani penerbangan komersial mulai 1 September 2022. AP II selaku pemegang perizinan BUBU mempersiapkan seluruh fasilitas di sisi darat dan sisi udara," bebernya.

Fasilitas-fasilitas tersebut terdiri dari keamanan dan keselamatan penerbangan, elektrikal, mekanikal dan elektronika fasilitas pelayanan, runway dan apron berkapasitas 16 lokasi parkir pesawat (parking stand) untuk pesawat berbadan sedang (narrow body) dan 6 parking stand pesawat berbadan lebar (wide body). Adapun telah dilakukan revitalisasi terminal kedatangan menjadi lebih luas. Sebelumnya 819,32 meter persegi menjadi 1.194,24 meter persegi dan dilakukan penambahan baggage conveyor belt dari 2 menjadi 3, juga ketersediaan Mushola yang luas.

Di samping itu, layanan ground handling dan Pertamina juga dipastikan siap melayani maskapai komersial pada 1 September. Seluruh fasilitas umum dan komersial penunjang pelayanan bagi penumpang pun telah disiapkan termasuk juga transportasi darat yang terdiri dari operator bus, operator taksi dan operator kendaraan sewa.

Adapun proses verifikasi terhadap fasilitas di gedung terminal telah dijalankan oleh Kementerian Perhubungan dan selesai Ditindaklanjuti oleh AP II. Awaluddin menuturkan pihaknya telah melakukan koordinasi penuh dengan seluruh instansi, guna aktivasi kembali penerbangan komersial di Bandara Halim Perdanakusuma.

"Koordinasi penuh dilakukan dengan TNI AU dan Kementerian Perhubungan serta stakeholder lainnya antara lain maskapai, AirNav Indonesia dan Kantor Kesehatan Pelabuhan," terang dia.

Sementara itu, Direktur Utama ATS Novrihandri mengatakan kolaborasi ATS dan AP II akan memastikan Bandara Halim Perdanakusuma beroperasi dengan memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, pelayanan. Serta pemenuhan terhadap seluruh regulasi.


“Bandara Halim Perdanakusuma sudah dipersiapkan untuk melayani penerbangan komersial mulai 1 September termasuk mendukung Presidensi G20 Indonesia 2022," kata Novrihandri.





Baca juga artikel terkait BANDARA HALIM PERDANAKUSUMA atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Intan Umbari Prihatin

DarkLight