Qonita Azzahra

Indeks Tulisan

Ekonomi
Kamis, 7 Mei

Rencana Investasi Data Center Amazon Terhambat Izin Guna Lahan

Ini disampaikan ke Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa seiring dengan keterlambatan pasokan listrik bersih dari PLTS Saguling.
Hukum
Kamis, 7 Mei

Purbaya Pastikan Jabatan Djaka Budi Masih Aman di Bea Cukai

Purbaya memilih menunggu perkembangan dari sidang dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai daripada buru-buru menonaktifkan Djaka Budi Utama.
Ekonomi
Kamis, 7 Mei

Fitch Ratings Prediksi Pasar Utang RI Tembus 800 Miliar Dolar AS

Fitch Ratings prediksi pasar utang Indonesia capai 800 miliar dolar AS pada akhir 2026. RI tetap jadi penerbit sukuk terbesar di tengah tantangan rupiah.
Hukum
Kamis, 7 Mei

Respons Bea Cukai usai Nama Djaka Budi Ada di Dakwaan John Field

Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama, disebut menjadi salah satu pejabat DJBC yang bertemu pengusaha kargo di Hotel Borobudur, Juli 2025.
Ekonomi
Kamis, 7 Mei

Harga Emas Hari Ini Naik Rp17.000, Jadi Rp2.840.000 per Gram

Harga emas hari ini mengalami kenaikan. Harga emas batangan Antam naik Rp17.000 ke posisi Rp2.840.000 per gram.
Ekonomi
Kamis, 7 Mei

Harga Minyak Dunia Rebound, Brent ke US$102,15 pada Kamis Pagi

Brent naik ke US$102,15 dan WTI ke US$96,20 seiring optimisme pasar terhadap peluang damai di Timur Tengah.
Ekonomi
Rabu, 6 Mei

Purbaya soal Tolak IMF: Ekonom Putar Omongan Saya Jadi Negatif

Purbaya menegaskan kondisi fiskal saat ini masih cukup apik kendati ada modal asing yang keluar dari pasar keuangan domestik.
Ekonomi
Rabu, 6 Mei

Purbaya akan Hidupkan Kembali Skema Bond Stabilization Fund

Skema ini akan digunakan untuk menjaga stabilitas pasar obligasi dengan cara membeli obligasi untuk menekan angka imbal balik yang terlalu tinggi.
Ekonomi
Rabu, 6 Mei

Purbaya: Kredit Murah LPEI Cuma bagi Manufaktur Orientasi Ekspor

Untuk perusahaan-perusahaan manufaktur yang belum berorientasi ekspor belum bisa mendapatkan kredit murah dari LPEI.
News Plus
Rabu, 6 Mei

Untuk Apa Ekonomi Tumbuh Tinggi Jika Kita Tak Merasakannya?

Manfaat pertumbuhan ekonomi 5,61 persen pada triwulan I 2026 belum terdistribusi merata ke sektor riil. Apindo menyebutnya asymmetric impact of growth.