Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.
Indeks Tulisan

Hamsad Rangkuti Telah Pergi, Meninggalkan Cerpen Hasil Lamunannya
Selama bertahun-tahun Hamsad Rangkuti setia menulis cerita pendek yang ia gali dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Dua Dai Beda Era: Abdul Somad Bikin Panas, Zainuddin MZ Lebih Adem
Menyampaikan keyakinan agama bukan sesuatu yang salah. Namun, kemajuan teknologi informasi menuntut banyak orang untuk menimbang ulang kesadaran ruang mereka.

Khalifah Abu Bakar dan Gonjang-Ganjing Politik Setelah Nabi Wafat
Sepeninggal Rasulullah, umat Islam tergoncang. Mereka mesti melewati suksesi yang berat dan gejolak pemberontakan di pelbagai wilayah.

Musim Semi dan Gugur DI/TII & Panji Negara Islam di NKRI
DI/TII hidup di era Sukarno, muncul lagi pada masa Orde Baru, bahkan berlanjut hingga kini lewat gerakan bersifat transnasional.

Sejarah Perlawanan Kader PDIP terhadap Feodalisme Ketua Umum Partai
PDIP masih mengandalkan figur Megawati selama dua dekade. Sejumlah kader yang kritis dipecat dan mendirikan partai baru.

Bagaimana Bali Menjadi Basis Kuat PNI dan PDI Perjuangan
Dalam politik nasional kiwari, Bali selalu identikkan dengan PDI Perjuangan. Hal ini tak lepas dari jejak PNI di wilayah tersebut saat bertarung dalam pemilu pertama di Indonesia.

Bukan Cuma Bambu Runcing: Narasi Bopeng di Tiap Tikungan Revolusi
Sebagaimana novel Surabaya karya Idrus yang 'memberaki' gambaran heroik revolusi, sejumlah cerpen Pramoedya Ananta Toer juga menghamparkan kisah yang kurang lebih sama.

Jejak Desukarnoisasi dalam Razia Buku "Kiri"
Sejumlah buku tentang dan karya Sukarno ikut terjaring dalam razia buku akhir-akhir ini. Sejarah panjang desukarnoisasi yang dilancarkan rezim Orde Baru masih menyisakan residu di tubuh aparat.

Jakarta Internasional Literary Festival Digelar 20-24 Agustus 2019
Tahun ini Jakarta Internasional Literary Festival (JILF) mengangkat 'Pagar' sebagai tema sentral untuk mencerminkan batasan-batasan yang semakin lebur akibat arus globalisasi.

Balada Kematian dan Pemakaman di Jakarta
Kematian senantiasa mengintai setiap yang hidup, dan manusia kerap mencemaskan tempat peristirahatannya yang terakhir.
Masuk tirto.id









