Adakan Program Rumah DP Nol Persen, Polri Bantah Tiru Anies-Sandi

Oleh: Adi Briantika - 31 Agustus 2018
Dibaca Normal 1 menit
Polri mengklaim program rumah DP nol persen bagi para anggota kepolisian sudah diadakan sebelum dimunculkan oleh Anies-Sandi.
tirto.id - Mabes Polri ternyata juga memiliki program kredit rumah dengan uang muka atau down payment (DP) nol persen untuk para anggotanya. Program ini mirip dengan yang diadakan oleh Pemprov DKI Jakarta pada era kepemimpinan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Meskipun demikian, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyatakan langkah Mabes Polri mengadakan program ini tidak meniru yang dilakukan oleh pemerintahan Anies-Sandi di Jakarta.

"Kita sudah ada [program rumah DP nol persen] sebelum disebutkan itu [di Jakarta]. Di beberapa tempat sudah terealisasi, selanjutnya akan massif di seluruh Indonesia," ujar dia di Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Setyo mengatakan kepolisian sudah membuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan Real Estate Indonesia (REI) dan sejumlah bank plat merah untuk mengadakan program kredit rumah DP nol persen bagi anggota Polri.

”Kita sudah melaksanakan [perjanjian], di mana ada tanah, polres bisa ajukan serta didukung oleh anggaran. Ini betul-betul, nol persen, karena anggota hanya menyicil,” kata dia.

Setyo mengatakan mekanisme pencicilan sama seperti kredit pemilikan rumah (KPR) pada umumnya. Anggota Polri yang mengambil rumah tersebut akan menyetor cicilan secara berkelanjutan ke bank.

Setyo menambahkan bahwa pengadaan program ini digagas oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk meningkatkan kesejahteraan anggota kepolisian.

“Selama ini, hanya 14 persen anggota Polri yang menikmati rumah dinas,” kata dia.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro pernah mengatakan, kredit rumah tanpa uang muka bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan anggota Polri tidak berbenturan dengan program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang sama-sama akan diterapkan pemerintah tahun ini.

"Nanti metode cicilannya langsung basisnya dari payroll, gajinya. Ini opsi, pilihan, apabila mereka ingin [kredit rumah]. Kami dorong supaya tidak ada DP, tingkat bunga relatif lebih baik dari market, dan cicilannya lebih panjang maksimum 30 tahun," ujar Bambang pada April lalu.


Baca juga artikel terkait DP NOL PERSEN atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Addi M Idhom